Fungsi Permintaan

Posted on

Fungsi Permintaan – Hay sahabat semua.! Pada perjumpaan kali ini kembali akan quipper.co.id sampaikan pembahasan materi makalah tentang fungsi permintaan. Namun pada perjumpaan sebelumnya, yang mana kami juga telah menyampaikan materi tentang Contoh Analisis SWOT. Nah untuk melengkapi apa yang menjadi pembahasan kita kali ini maka, mari simak ulasan selengkapnya di bawah ini.

Pengertian Fungsi Permintaan

Fungsi Permintaan
Fungsi Permintaan

Fungsi permintaan adalah fungsi yang menunjukkan hubungan antara jumlah barang atau jasa yang diminta oleh konsumen dan harga barang atau jasa.

Fungsi permintaan juga menunjukkan hubungan antara jumlah barang yang dipesan dan faktor-faktor yang mempengaruhinya.

Fungsi permintaan mengikuti hukum permintaan bahwa, jika harga suatu barang meningkat, permintaan untuk barang tersebut juga menurun dan sebaliknya, jika harga suatu barang menurun, permintaan untuk barang tersebut akan meningkat.

Dengan demikian, hubungan antara harga dan jumlah barang yang diminta oleh konsumen memiliki hubungan terbalik, sehingga gradien dari fungsi permintaan (b) akan selalu negatif.

Namun selain itu, fungsi ini juga merupakan penjelasan matematis yang sering digunakan untuk menganalisis konsumen dan juga untuk menganalisis harga barang dan jasa yang diinginkan.

Kemudian, fungsi permintaan juga akan menunjukkan apa yang terkait dengan barang yang diperlukan dan berbagai faktor yang dapat mempengaruhinya.

Nantinya, kami akan menjelaskan beberapa faktor yang dapat memengaruhi permintaan.

Jika terhubung dengan hukum yang berlaku, tentu saja, fungsi permintaan ini juga akan mulai mengikuti hukum permintaan yang seharusnya.

Bahwa, jika serangkaian permintaan untuk suatu barang dan mengalami peningkatan, secara langsung permintaan untuk semua barang yang diinginkan akan berkurang.

Baca Juga :   Cara Menghitung Laba Ditahan

Di sisi lain, bahkan ketika ada penurunan pasokan barang yang akan diinginkan, permintaan barang-barang ini akan cenderung meningkat lebih lanjut.

Sehingga dapat dipastikan bahwa hubungan dengan harga dan jumlah barang yang dibutuhkan oleh konsumen akan selalu terbalik.

Faktor Yang Dapat Mempengaruhi Permintaan

Permintaan akan suatu barang dipengaruhi oleh banyak faktor, beberapa di antaranya adalah;

  • Penghasilan atau pendapatan masyarakat.
  • Distribusi pendapatan masyarakat.
  • Selera konsumen dalam barang.
  • Total populasi
  • Harga barang-barang lain yang terkait atau terkait dengan barang-barang itu.
  • Prakiraan atau harapan masyarakat tentang kondisi di masa depan.
  • Ada barang yang bisa diganti atau sebagai barang pengganti.
  • Utilitas atau fungsi suatu item.

Faktor Yang Tidak Berlaku Untuk Fungsi Permintaan

Faktor-faktor ini akan mempengaruhi perubahan kurva permintaan.

Namun, ada tiga jenis barang yang tidak berlaku untuk kurva permintaan ini, yaitu;

  • Barang-barang Jenius atau Giffen

Barang giffen adalah barang berkualitas rendah atau rendah, yang efek pendapatannya lebih besar daripada efek substitusi, misalnya, barang imitasi, barang yang mudah rusak.

  • Barang spekulasi

Barang spekulasi adalah barang yang diperkirakan akan mengalami kenaikan harga di masa depan.

Kenaikan harga sekarang diikuti justru oleh peningkatan permintaan, misalnya, emas atau perhiasan lain, barang antik.

  • Barang Prestise atau Produk bergengsi

Barang-barang bergengsi adalah barang-barang yang memiliki harga tinggi dan konsumen bersedia membayar untuk barang-barang ini karena unsur prestise, seperti pakaian bekas milik orang terkenal, lukisan oleh pelukis terkenal dan sebagainya.

Rumus Fungsi Permintaan

Rumus dari fungsi permintaan ini sendiri bisa dilihat seperti berikut ini:

Qd = a – bPd atau Pd = -1/b (-a + Qd)

P – P1 = Q – Q1
P2 – P1 Q2 – Q1

  • Keterangan:
  • a & b =Merupakan suatu Konstanta, b Perlu bernilai negatif b = ∆ Qd / ∆ Pd
  • Pd = merupkan suau Harga pada barang per unit yang dibutuhkan
  • Qd = Merupakan jumlah unit barang yang diperlukan
  • Dengan Syarat, P ≥ 0 ≥ 0, dan dPd / dQ & lt ; 0
Baca Juga :   Contoh Analisis SWOT

Contoh Soal Fungsi Permintaan

Ketika sebuah buku awalnya berharga R $ 10.000 per lusin, ada banyak pesanan untuk buku itu, yaitu 10 lusin.

Kemudian, ketika harga buku turun menjadi R $ 8.000 per lusin, permintaan berubah menjadi 16 lusin.

Maka Carilah fungsi permintaanya!

Jawab:

Dik: P1 = Rp 10000

  • P2 = Rp  8000
  • Q1 = 10
  • Q2 = 16
  • Dit : Qd = …..?

JB:

  • => P – P1 / P2 – P1 = Q – Q1 / Q2 – Q1
  • => P – 10000/8000 – 10000 =  Q – 10 / 16 – 30
  • => P – 10000 / -2000 = Q – 10 / 6
  • => -2000Q + 20000 = 6P – 60000
  • => -2000Q = 6P – 60000 – 20000
  • => -2000Q = 6P – 80000
  • => Q = 6P – 80000 / -2000
  • => Q = -0.003P + 40
  • => Q = 40 – 0.003P

atau

  • => Q = 40 – 0.003P
  • => 0.003P = 40 – Q
  • => P = 40 – Q / 0.003
  • => P = 13333.33 – 333.33Q

Maka, pada fungsi permintaannya ialah sekitar Qd = 40 – 0.003P atau Pd = 13333.33 – 333.33Q  

Contoh Soal.2

Di dalam sebuah pasar yang mana sebelumnya telah diketahui fungsi permintaannya ialah Qd = 40 – 2P.

Maka tentukanlah jumlah dari permintaan pada saat harganya (P) = 10?

Jawab:

  • Dik: Qd=40 – 2P
  • P=10
  • Dit: Q=….?

JB:

  • => Qd= 40 – 2P
  • => Qd= 40 – 2 (10)
  • => Qd= 40 – 20
  • => Qd= 20

Maka, pada saat harga (P) nya 20, maka jumlahdari permintaannya ialah sekitar 20.

Nah itulah pembahasan yang bisa kami sampaikan kali ini tentang fungsi permintaan, semoga bermanfaat dan dapat membantu teman-teman semua

Baca Juga :