Contoh Laporan Keuangan

Posted on

Contoh Laporan Keuangan – Hay sahabat semua.! Pada perjumpaan kali ini kembali akan quipper.co.id sampaikan pembahasan materi Contoh Laporan Keuangan. Namun pada perjumpaan sebelumnya, yang mana kami juga telah menyampaikan materi tentang Laporan Arus Kas. Nah untuk melengkapi apa yang menjadi pembahasan kita kali ini maka, mari simak ulasan selengkapnya di bawah ini.

Pengertian Laporan Keuangan

Contoh Laporan Keuangan
Contoh Laporan Keuangan

Laporan keuangan adalah data yang menunjukkan aktivitas dan posisi keuangan suatu organisasi atau perusahaan dalam periode tertentu.

Informasi yang dihasilkan dari laporan keuangan dapat digunakan oleh pihak yang berkepentingan dan pemegang saham untuk menilai kemajuan bisnis dan untuk menentukan langkah-langkah yang harus diambil untuk meningkatkan laba bisnis.

Sedangkan pembiayaan berarti semua jenis masalah terkait uang. Sedangkan untuk laporan keuangan, pengertian adalah penyajian laporan atau data keuangan terkait, termasuk berbagai data terlampir.

Tujuan penyusunan laporan keuangan adalah untuk mengkomunikasikan sumber daya ekonomi (aset) dan / atau kewajiban entitas pada waktu tertentu

Tujuan Laporan Keuangan

Laporan keuangan harus dibuat sehingga para pemangku dalam kepentingan suatu organisasi dan perusahaan dapat memahami posisi keuangan.

Anda dapat mengetahui apakah perusahaan Anda menghasilkan untung atau rugi, berapa banyak kewajiban yang harus Anda bayar dan bagaimana Anda harus mengalokasikan anggaran Anda.

Laporan keuangan penting untuk diketahui dengan pasti kondisi keuangan suatu organisasi dan perusahaan. Ada beberapa fungsi dalam laporan keuangan meliputi:

Menunjukkan Suatu Kredibilitas Dalam Perusahaan

Kredibilitas dalam suatu perusahaan bisa dibuktikan melalui dengan laporan keuangan.

Dengan adanya laporan keuangan yang lengkap, transparan dan jelas menunjukkan bahwa operasi perusahaan berjalan dengan lancar.

Ini juga dapat membantu dalam meningkatkan kepercayaan investor dan jugapelanggan terhadap perusahaan Anda.

Baca Juga :   Contoh Analisis SWOT

Dalam Meningkatkan Proses Pengambilan Dan Juga Keputusan

Analisis keuangan yang tepat membantu Anda membuat keputusan yang tepat untuk bisnis Anda.

Di mana Anda perlu berinvestasi, bagaimana Anda harus menggunakan modal bisnis Anda, berapa biaya yang perlu dikurangi, yang semua dapat kamu temui berdasarkan adanya laporan keuangan Anda.

Memperlihatkan Dalam Kesehata Dan Juga Perusahaan

Perusahaan yang sehat atau tidak sehat tidak dapat dinilai dari laporan keuangannya.

Anda perlu memperhatikan sirkulasi uang perusahaan Anda. Jika pengeluaran selalu lebih besar dari pendapatan, dapat disimpulkan bahwa perusahaan Anda tidak sehat.

Jenis & Contoh Laporan Keuangan

Sesuai dengan standar akuntansi keuangan yang berlaku di Indonesia, berikut adalah beberapa jenis laporan keuangan yang perlu Anda ketahui.

Laporan Laba Rugi

Laporan laba rugi adalah jenis laporan keuangan yang menunjukkan pendapatan dan pengeluaran perusahaan dalam periode waktu tertentu.

Jika pendapatan lebih tinggi, perusahaan dapat dinyatakan menguntungkan dan sebaliknya, jika biaya lebih tinggi, perusahaan menderita kerugian.

Secara umum, ada dua cara yang dapat digunakan untuk membuat laporan laba rugi, yaitu, metode langsung (single step) dan metode bertahap (multiple step).

Metode langsung cenderung lebih mudah, karena Anda hanya perlu menambahkan semua pendapatan top-down dalam grup dan menguranginya ke total biaya selama periode tertentu.

Laporan Arus Kas

Laporan arus kas disusun untuk menunjukkan arus kas masuk dan keluar perusahaan untuk periode tertentu.

Dengan laporan arus kas, Anda dapat memperkirakan omset kas Anda di masa mendatang.

Laporan ini juga dapat dimintai pertanggungjawaban oleh para pemangku kepentingan perusahaan.

Ada dua sumber yang dapat Anda gunakan untuk melihat arus kas masuk, dari dan kegiatan operasional atau pinjaman.

Walaupun arus kas keluar dapat dilihat dari besarnya biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan, baik untuk kegiatan operasi maupun untuk kegiatan investasi.

Laporan Perubahan Modal

Pernyataan perubahan ekuitas memberikan informasi tentang jumlah modal yang Anda miliki dalam periode waktu tertentu.

Dengan jenis laporan ini, Anda dapat mengetahui secara detail perubahan modal yang telah terjadi, berapa banyak dan apa yang menyebabkan perubahan tersebut.

Baca Juga :   Cara Menghitung Laba Ditahan

Ada beberapa data khusus yang diperlukan untuk melaporkan perubahan modal, yaitu modal pada awal periode, penarikan dana pribadi oleh pemilik bisnis dan jumlah laba atau rugi bersih pada periode terkait.

Artinya, Anda harus terlebih dahulu membuat laporan laba rugi sebelum membuat laporan tentang perubahan modal.

Laporan Neraca

Neraca menunjukkan kondisi dan posisi keuangan umum Anda selama periode tertentu.

Saat menyiapkan jenis laporan ini, Anda dapat mengetahui jumlah aset (aset perusahaan), kewajiban (utang), dan ekuitas (modal perusahaan).

Ada dua cara penyajian neraca, yaitu, staffel dan scontro. Dalam neraca personalia, laporan disusun meluas ke bawah dan sisanya ditempatkan di sebelah kolom debit dan kredit.

Sementara di neraca scontro, aset ditempatkan di kolom kanan dan liabilitas di kolom kiri.

  • Neraca Bentuk Skontro

Ini juga disebut neraca T. Ini karena perjanjian itu dekat dengan aset atau pendapatan, modal atau biaya, yang juga disebut kewajiban.

  • Neraca Bentuk Staffel

Neraca ini juga disebut neraca dalam bentuk laporan. Ini karena catatan atau laporan disusun ke bawah. Dilakukan berdasarkan jenis pendapatan atau pengeluaran

Laporan Catatan atas Laporan Keuangan

Akhirnya, ada catatan penjelasan untuk laporan keuangan. Ini adalah laporan yang akan memberikan informasi tentang catatan dalam laporan keuangan yang membutuhkan penjelasan tertentu.

Ini bisa terjadi. Misalnya, ketika ada data atau catatan dalam laporan keuangan yang membutuhkan penjelasan atau interpretasi tertentu.

Untuk alasan ini, mempersiapkan laporan ini atau menafsirkannya mengharuskan para ahli menghindari kesalahan.

Pihak yang Membutuhkan Laporan Keuangan

Penjelasannya hanya menjelaskan jenis-jenis laporan keuangan, beserta pemahaman dan tujuannya. Setiap variasi laporan keuangan memiliki perbedaan.

Selanjutnya, kita akan membahas siapa yang membutuhkan laporan keuangan ini. Baik laporan keuangan secara umum atau untuk jenis tertentu.

Investor

Baik investor dan konsultan investor tertarik pada kemungkinan risiko investasi.

Untuk menghindari risiko ini dan membantu mengambil keputusan, investor memerlukan laporan keuangan ini.

Karyawan

Bagian kedua nya yang sangat membutuhkan adanya laporan keuangan merupakan karyawan.

Ini diperlukan bagi pegawai untuk melihat kemampuan dalam perusahaan untuk mengembalikan layanan dan pekerjaannya.

Baca Juga :   Keseimbangan Pasar

Laporan keuangan juga dapat memberikan gambaran tentang stabilitas perusahaan.

Pemberi Pinjaman

Laporan keuangan penting bagi pemberi pinjaman, karena melalui laporan-laporan ini, mereka dapat menentukan ukuran pinjaman dan jatuh tempo pinjaman.

Pemasok dan Kreditor Usaha Lainnya

Selain itu, laporan keuangan penting diketahui oleh pemasok atau kreditor komersial. Ini juga tidak jauh beda dari fungsi ketika adanya laporan keuangan yang diketahui oleh kreditor.

Pemasok atau pemberi pinjaman dapat menentukan jumlah dan jatuh tempo pinjaman dengan pedoman dalam laporan keuangan.

Pelanggan

Pelanggan juga tertarik dengan laporan keuangan perusahaan, terutama jika pelanggan memiliki hubungan kerja sama jangka panjang dengan perusahaan.

Pemerintah

Pemerintah memiliki kepentingan dalam laporan dan kondisi keuangan perusahaan.

Karena pemerintah akan membuat kebijakan dan aturan terkait sumber daya yang berkaitan dengan kegiatan perusahaan.

Pemerintah juga memerlukan laporan ini untuk menentukan pajak perusahaan.

Masyarakat

Perusahaan atau kegiatan bisnis Anda dapat memiliki banyak pengaruh pada masyarakat.

Komunitas juga dapat berdampak pada bisnis Anda. Karena alasan ini, publik mungkin mengetahui laporan keuangan dan kondisi keuangan perusahaan Anda.

Selanjutnya, mereka dapat berkontribusi pada tren atau perkembangan perusahaan dari perspektif masyarakat.

Seberapa akrab Anda dengan jenis laporan keuangan ini atau sudahkah Anda melakukannya? Penting untuk membuat laporan keuangan, karena ini dapat membantu Anda membuat strategi perusahaan dan melihat kondisi keuangan.

Kesimpulan

Laporan keuangan sangat penting untuk kelangsungan bisnis Anda. Dengan itu, Anda dapat memahami kondisi keuangan bisnis Anda hari ini dan tahun-tahun mendatang.

Secara umum, laporan keuangan dibuat pada akhir setiap periode; akhir bulan dan akhir tahun.

Membuat laporan keuangan secara manual menggunakan kertas atau spreadsheet memakan waktu.

Selain itu, ini sangat rentan terhadap kesalahan yang tentunya dapat berdampak negatif pada keputusan yang akan diambil.

Selain itu, tumpukan kertas dan file juga bisa dengan mudah hilang atau rusak.

Nah demikianlah yang dapat quipper.co.id sampaikan semoga ulasan ini dapat membantu teman-teman semua.

Baca Juga