Kristalisasi

Posted on

Kristalisasi – Hay sahabat semua.! Pada perjumpaan kali ini kami akan menyampaikan materi makalah tentang Kristalisasi – Pengertian, Prinsip, Faktor, Manfaat, Gambar, dan Contoh. Namun pada perjumpaan sebelumnya dimana kami juga telah menyampaikan materi tentang Fungsi Saponin Nah untuk melengkapi topik pembahasan kita kali ini, maka simak ulasan selengkapnya di bawah ini.

Pengertian Kristalisasi

Kristalisasi
Kristalisasi

Apa yang dimaksud dengan kristalisasi ? yakni merupakan suatu metode yang dilakukan dalam pemisahan zat padat yang terdapat dari sebuah komponen lain sebagai penyusun campuran.

Dimana zat padat tersebut sudah mulai memasuki keadaan lewat jenuh yang kemudian akan membentuk kristal.

Namun sufat zat padat sendiri tidak dapat dipisahkan dengan larutan memakai metode penyaringan .

Yang sifat zat padat, contohnya seperti gula dan garam yang komponen ini sangat mudah larut dalam air dapat saling dipisahkan dari larutannya dengan cara melalui sebuah tahapan penguapan sehingga nantinya akan terjadi pembentukan kristalisasi.

Proses Kristalisasi

Dalam tahapan kristalisasi dimana tersusun dari dua fase utama, yang pertama adalah nukleasi dan kemudian fase berikutnya ialah pertumbuhan kristal.

Lantas apa yang dimaksud dengan Nukleasi ialah merupakan sebuah langkah awal yang mana pada molekul padatan yang mulai terdispersi di dalam sebuah larutan yang kemudian akan berkumpul dan membentuk suatu ikatan, nah dari berkumpulnya padatan ini akan membentuk bibit kristal yang memiliki ukuran nanometer (sangat kecil).

Namun pada sejumlah bibit kristal ini masih belum stabil, sebab masih dibutuhkan besar ukuran tertentu sehingga sejumlah bibit kristal ini berada dalam kondisi yang stabil.

Baca Juga :   Rumus Asam Sitrat

Dengan mengatur keadaan kondisi (Temperatur, tingkat kejenuhan (supersaturated), tekanan, dll) dalam sistem, maka dalam pembentukan pada sejumlah bibit kristal dengan ukuran yang cukup besar bisa berlangsung.

Kejadian nulkleasi ini adalah suatu proses penyusunan struktur atomnya, maka artinya dalam hal ini bukan hanya pada tingkatan sifat makroskopisnya, akan tetapi terjadi sebuah penata ulangan pada sejumlah atom yang senyawa dan akan membentuk struktur kristal.

Perkembangan dan pertumbuhan pada kristal ialah merupakan sebuah fase lanjutan dari nukleasi, yang mana nuklei atau dikenal dengan sebutan bibit kristal yang sudah mencapai ukuran yang lebih besar dan akan mengikat sejumlah atom lain agar dapat membentuk struktur kristal yang sama sehingga ukuran kristal akan menjadi semakin besar.

Nah perkembangan kristal ini dapat berlangsung yang disebabkan karena sistem terlalu jenuh (oleh senyawa pembentuk kristal), sehingga membuat ukuran pada kristal akan semakin tumbuh besar secara terus menerus hingga mencapai sistem (larutan) tidak lagi dalam kondisi sangat jenuh.

Teknik dalam Proses Kristalisasi Buatan

Dalam berlangsungnya fase kristaliisasi dimana hal yang paling penting untuk pahami adalah sistem berada dalam kondisi benar-benar sangat jenuh.

Yang mana zat terlarut yang ada di dalam larutan lebih banyak dari batas kelarutan dalam pelarut tersebut. Nah pada keadaan ini hanya akan bisa diperoleh dengan sejumlah cara:

  •  Pendinginan larutan
  •  Menambahkan jenis pelarut lain sehingga kelarutan zat terlarut akan berkurang drastis (Drown-out/Antisolvent)
  • Reaksi Kimia
  • Evaporasi
  • Perubahan pH sehingga pada zat yang terlarut akan lebih cenderung membentuk menjadi kristal dibandingkan larutan.

Pada kelima cara tersebut, biasanya paling sering dipakai dalam skala industri dan merupakan suatu metode perubahan pH sistem.

Baca Juga :   Fungsi Saponin

Penggunaan Kristalisasi Sebagai Proses Pemurnian Senyawa

Sebuah metode pemurnian senyawa dengan kristalisasi yang mana biasa sering dikenal dengan sebutan rekristalisasi.

Dimana tujuan dari senyawa ialah untuk menghilangkan sejumlah kotoran yang terdapat di dalam senyawa sehingga dapat meningkatkan tingkat kemurnian dan juga konsentrasinya.

Seperti yang sudah dijelakan diatas bahwa Kristalisasi ialah merupakan salah satu metode yang dilakukan agar bisa mendapatkan suatu senyawa dalam kondisi yang benar-benar sangat murni, sebab struktur yang dibentuk di dalam fase kristaliisasi merupakanan sebuah rakaian penataan ulang pada sejumlah atom-atom yang membentuk struktur yang sangat spesifik.

Penggunaan Kristalisasi Sebagai Proses Pemurnian Senyawa
Penggunaan Kristalisasi Sebagai Proses Pemurnian Senyawa

Contoh Proses Kristalisasi

Pembentukan Stalaktit dan Stalagmit

Pada stalaktit dan stalagmit dimana dari kedua hal tersebut terbentuk pada saat kapur larut dalam air dan sehingga membentuk suatu kristal dan kemudian akan menghasilkan sebuah formasi di dalam gua.

Lantas apa itu Stalaktit ? yakni merupakan sebuah formasi di langit-langit gua yang terbentuk pada saat air yang terkandung kapur mulai menetes dan stalagmit terbentuk pada saat tetesan ini mulai mencapai ke permukaan gua dan membentuk kristal.

Pemurnian Gula

Kemudian mengenai Gula merupakan kristal yang dihasilkan dari proses peng-kristalan zat gula yang didapat dari sari tebu. Dimana prosesnya berlangsung sari tebu ini campurkan hingga sampai titik jenuh dan disuling kemudian dengan pemanansan sehingga akhirnya menyisakan kristal gula.

Pembentukan Salju

Kemudian salju ialah merupakan kristal yang terbentuk dari hasil air yang telah dibekukan hingga menjadi es padat.

Jenis – Jenis Proses Kristlalisasi

Untuk tahapan kristlaliisasi bisa dibedakan menjadi 3 proses

  • Kristalisasi dari larutan
  • Kristalisasi dari lelehan
  • Kristalisasi dari Fase uap

Penggunaan kristalisasi

Terdapat begitu banyak manfaat atau kristalisasi di dalam dunia industri, yakni meliputi:

  • Pada Industri garam dapur yang mana menggunakan konsep kristalisasi dalam pembuatan kristal garam.
  • Kemudian pada Industrial kaca yang mana memakai teori kristalisasi silika untuk membentuk kaca.
  • Kemudian dalam Industri gula, dimana seperti yang dijelaskan diatas bahwa gula pasir merupakan kristal glukosa di mana proses dalam produksinya melibatkan sejumlah tahapan kristalisasi.
  • Kemudian selanjutnya Industri makanan, misalnya seperti produksi bubuk kopi instan tanpa pulp, yang mana menggunakan metode digunakan dengan proses kristalisasi, sehingga kristal kafein dan gula bisa larut secara cepat dalam air panas.
Sebutkan 5 Faktor Yang Mempengaruhi kecepatan terbentuknya Kristal?

– a. Jenis serta banyaknya pengotor
– b. Derajat melewati titik jenuh
– c. Viskositas larutan
– d. Pergerakan yang terjadi antara larutan dan Kristal
– e. Jumlah inti atau luas pada permukaan Kristal yang ada

Apa itu rekristalisasi?

Pengertian rekristalisasi ialah merupakan pemurnian pada suatu zat padatan dari sebuah zat campuran atau pengotornya dengan cara mengkristalkan kembali zat tersebut apabila sesudah dilarutkan dalam pelarut yang dianggap sesuai/cocok, sehingga nantinya dapat dihasilkan suatu zat yang murni

Nah itulah yang bisa qupper.co.id sampaikan maengenai kapilaritas, semoga apa yang telah disampaikan kali ini bisa bermanfaat untuk sahabat semua.