Fungsi Dinding Sel Tumbuhan

Posted on

Fungsi Dinding Sel Tumbuhan – Sel ialah terdiri dari organel – organel sel masing – masing mempunyai tugas khusus.

Dan salah satu dari organel sel yang mempunyai tugas yang tak kalah penting lagi ialah dinding sel.

Dinding sel ialah merupakan suatu membran yang berbentuk pada bagian luar dari membran sel ini dapat berperan sangat penting.

Yaitu dalam membentuk struktur sel yang kaku serta memberikan kekuatan dan perlindungan kepada sel tekanan mekanik.

Dan pada bagian dinding sel ada yang tidak menebal, yaitu disebut dengan bagian noktah.

Dengan melalui noktah ini dapat terjadi hubungan antara sitoplasma dengan yang lain atau disebut dengan plasmodesmata.

Plasmodesmata ialah merupakan juluran plasma yang fungsinya untuk menjadi pintu keluar masuknya pada zat.

Baca Juga : Pengertian Simbiosis

Hal ini sesuai dengan arti dari metabolisme sel itu sendiri bahwa kajian dari mata kuliah ini ialah tentang aktivitas pada metabolisme yang akan terjadi didalam sel tersebut.

Baca Juga :   Bioma Tundra

Dinding atau tembok sel iala merupakan struktur bagian luar membran plasma yang dapat membatasi ruang bagi sel untuk membesar.

Serta dinding sel pun ialah merupakan ciri khas yang dimiliki pada bakteri, tumbuhan, alga, dan fungsi (jamur).

Walaupun sistem penyusun dengan kelengakapannya bertentangan. Dinding sel ini dapat menyebabkan sel tidak dapat bergerak dan berkembang bebas seperti layaknya sel tumbuhan.

Akan tetapi hal ini dapat berakibat positif karena adanya dinding – dinding pada sel ini dapat memberikan suport, penyaringan (filter) dan juga perlindungan bagi struktur sel sendiri.

Dinding sel ini juga dapat mencegah kelebihan air yang masuk kedalam sel tersebut.

Fungsi Dinding Sel

Ada beberapa dinding sel ini yang memiliki berbagai fungsi diantaranya yaitu :

  • Dapat mempertahankan atau menentukan bentuk pada sel.
  • Mendukung dan memberikan kekuatan secara mekanik, kemungkinkan tanaman dapat tumbuh tinggi, dan lain sebagainya.
  • Dapat mencegah membran sel pecah didalam medium hipotonik maupun tekanan turgor.
  • Dapat mengontrol laju dan juga arah pada pertumbuhan sel dan mengatur isi sel tersebut.
  • Bertanggung jawab pada struktur bentuk tumbuhan dan dapat mengontrol morfogenesis pada tanaman.
  • Mempunyai peran metabolisme.
  • Memberikan perlindungan fisik dari serangan serangga dan juga pathogen.
  • Penyimpanan karbohidrat ialah merupakan salah satu dari komponen dinding sel yang dapat digunakan kembali dalam proses metabolisme yang lainnya.
  • Jadi di satu sisi pada dinding sel ini berfungsi sebagai gudang penyimpanan untuk karbohidrat.
  • Sebagai produk ekonomis yang mana dinding sel ini sangat penting untuk menghasilkan produk – produk seperti.
  • Serat kayu, kertas, papan, sumber energi, dan hal ini bahkan sebagai bahan dasar dalam produk makanan diet kita.
  • Tabung untuk trasportasi jarak jauh.
  • Kegiatan fisiologis dan biokimia pada dinding sel yang berperan untuk komunikasi antar sel – sel.

Bagian – Bagian Dinding Sel

Bagian - Bagian Dinding Sel
Bagian – Bagian Dinding Sel

Dinding sel ini terdiri atas tiga lapisan yaitu dinding sel primer, lamela tengah, dan juga dinding sel sekunder.

Dibawah ini quipper.co.id akan memberikan penjelaskan tiga lapisan tersebut.

Lamela Tengah

Lamela tengah ialah merupakan bagian yang terluar dari dinding sel dan bagian ini fungsinya sebagai penghubung pada sel atau perekat antara satu sel dengan sel yang lainnya.

Baca Juga :   Sistem Reproduksi

Maka dari itu lapsan ini diberi nama lamela tengah, karena lapisan ini berada di antara dua sel.

Walaupun pada dinding sel bagian ini berada di paling luar. Lamela tengah ini dapat merekatkan sel dengan satu sama lain karena hal ini mengandung pektin.

Pada pembentukan sel lamela tengah ini pada lapisannya yang terbentuk paling pertama.

Dinding Sel Primer

Pada dinding sel primer yang baru akan terbentuk ketika sel telah mulai tumbuh.

Sehingga strukturnya cenderung lebih tipis serta fleksibel dan pada dinding sel primer ini terletak di antara lamela tengah dan juga membran plasma.

Karena bagian ini mengandung hemiselulosa, selulosa mikrofibril, dan juga pectin.

Dinding Sel Sekunder

Dinding sel sekunder ini ialah merupakan bagian yang lebih kaku dan juga kokoh.

Pada lapisan inilah yang dapat mendukung fungsi dinding sel sebagai penopang dibagian tumbuhan yang lainnya.

Lapisan sekunder ini letaknya di antara dinding sel primer dan pada membran plasma.

Tak jarang, lapisan primer ini juga dapat membantu pembentukan pada lapisan sekunder saat sel tumbuhan telah selesai bertumbuh.

Dan pada dinding sel sekunder ini mengandung hemiselulosa, selulosa, dan juga lignin.

Lignin ini juga merupakan jenis polimer yang dapat memberikan sokongan tambahan untuk struktur pada tumbuhan.

Dan lignin juga lah yang akan membantu sel terlindungi dari serangga, bakteri, maupun penyebab kerusakan yang lainnya.

Proses pemindahan air antar sel ini pun dapat difasilitasi oleh lignin tersebut.

Jenis Dinding Sel

Pada hakikatnya dinding sel ini dapat dibedakan menjadi 2 jenis yaitu dinding sel primer dan juga dinding sel sekunder.

Untuk jenis dinding sel primer ini terbentuk pada saat sel mengalami pembelahan, menjadi cenderung tipis dan juga fleksibel.

Dan untuk dinding sel sekunder dapat terbentuk saat sel tersebut mengalami penebalan.

Maka akan memiliki tekstur yang lebih tebal dan juga lebih kaku. Adapun penebalan yang terjadi pada dinding sel ini karena disebabkan oleh zat lignin.

Dan juga prosesnya dsebut dengan lignifikasi, hal ini untuk memberikan perlindungan lebih unutuk tanaman tersebut.

Baca Juga :   Komponen Biotik

Pada dasarnya dinding sel primer yang sebenarnya dapat membantu mengahasilkan dinding sekunder setelah sel selesai bertumbuh.

Komponen Dinding Sel Tumbuhan

Komponen yang paling utama pada dinding sel tumbuhan ialah merupakan polisakarida yang terdiri dari tiga tipe utama yaitu selulosa, hemiselulosa, polisakarida pektat.

Dibawah ini ialah penjelasan dari komponen yang utama yaitu sebagai berikut.

Selulosa

Selulosa terhadap kayu ialah kurang lebih dari 45 % dari berat keringnya sedangkan terhadap kapas kurang lebih dari 98 %.

Selulosa ialah polimer yang lurus terdiri dari unit – unit glukosa yang dapat membentuk rantai agar saling melewati ikatan glikosida yaitu 3 1-4.

Pada molekul selulosa ini terdiri dari delapan ribu sampai lima belas ribu unit glikosa.

Dan dalam mikrofibril pada rantai glukosa dapat membentuk suatu ikatan hidrogen.

Dengan rantai glukosa yang ada didekatnya sebagai struktural mikrofibril akan menjadi lebih stabil.

Hemiselulosa

Hal ini merupakan suatu molekul heteropolimer yang bercabang – cabang dan keberadaannya terdiri dari berbagai macam gula.

Dan juga asam uronat serta gula heteropolimer pentosa atau xylosa, arabinosa, heksosa atau galaktosa dan manosa.

Hemiselulosa ini memiliki dua ciri struktur yang sama yaitu sebagai berikut ini.

  • Satu tulang punggung terdiri dari ikatan b 1 – 4
  • Rantai samping yang pendek contohnya seperti glukomannan.

Hemisellosa ini terbagi menjadi beberapa nama yaitu arabinok xylan, galaktomannan, xylan, xyloglukan dan glukomannan.

Pektin

Ialah merupakan suatu famili dari polisakarida dan mempunyai struktur yang sangat bervariasi yaitu satu ciri utama yang dimiliki olehnya.

Yaitu dengan adanya gugus asam yang disebabkan dengan adanya residu asam glukoronat dan juga galaktoronat.

Pektin memiliki struktur yang sangat bervariasi dengan ciri utama yaitu dengan adanya gugus asam yang merupakan residu asam galaktoronat dan juga glukoronat.

Dan hemiselulosa ini fungsinya untuk melapisi mikrofibril sekaligus sebagai perekat.

Demikianlah yang dapat quipper.co.id sampaikan mengenai Fungsi Dinding Sel Tumbuhan semoga dapat bermanfaat bagi kalian semua.

Artikel Terkait Lainnya :