Rumus BEP

Posted on

Rumus BEP – Hay sahabat sekalian.!Pada perjumpaan kali ini,kembali akan kami sampaikan materi tentang Rumus BEP – Pengertian, Komponen, Fungsi, Manfaat dan Contoh. Nah untuk melengkapi apa yang menjadi tema pembahasan kita kali ini maka, simak ulasan selengkapnya di bawah ini.

Pengertian BEP

Rumus BEP
Rumus BEP

Apa yang dimaksud dengan bep atau singkatan dari ( Break Even Point ) ? yakni merupakan sebuah titik dimana entity atau company atau biasa dikenal dengan sebutan business dalam keadaan belum meraup keuntungan, namun tidak mengalami kerugian.

BEP dapat didefinisikan sebagai sebuah analisis dalam menetapkan dan mencari jumlah barang atau jasa yang musti di jual terhadap semua para konsumen denga harga tertentu dengan tujuan agar bisa menutupi sejumlah– biaya yang dikelurkan dan juga agar bisa meraih keuntungan atau profit.

Selain itu BEP dapat juga di definisikan sebagai sebuah kondisi di mana  apabila di dalam sebuah operasi perusahaan tidak meraih keuntungan  dan namun tidak mengalami suatu kerugian atau (Terhadap penghasilan yang diperoleh dengan menggunakan total  biaya ).

Akan tetapi pada dasarnya analisa  BEP  bukan hanya  hanya  untuk sekedar semata – mata guna mengetahui apakah kondisi perusahaan dapat mencapai titik BEP atau tidak,  namun analisa dari  BEP  dinilai memiliki kemampuan untuk memberikan sejumlah hasil dari berbagai informasi  terhadap pinjaman perusahaan tentang berbagai tingkat volume dari penjualan, selain itu memiliki keterkaitan dengan kemungkinan  dalam mendapatkan keuntungan berdasarkan tingkat penjualan yang bersangkutan.

Fungsi Analisis Dari BEP

Pada Rumus BEP (break even point ) merupakan sebuah analisis balik modal yang biasanya kerap di gunakan guna menentukan sejumlah hal yang terdapat seperti berikut ini :

  • Untuk menetukan jumlah dari hasil penjualan yang minimum agar dapat dipertahankan supaya perusahaan tidak akan mengalami kerugian. Dimana jumlah penjualan minimum disini yang artinya juga terhadap jumlah produksi minimum yang harus secepat mungkin dibentuk.
  • Kemudian untuk menentukan jumlah dari hasil penjualan yang harus bisa dicapai agar dapat meraup keuntungan yang sudah di rencanakan atau dapat juga dimaknai bahwa tingkat dari produksi nya musti di tetapkan agar bisa mendapatkan keuntungan tersebut.
  • Kemudian untuk menentukan dan menjaga supaya proses penjualan dan pada tingkat dari hasil yang di produksi nya tidak lebih kecil dari BEP.
  • Kemudian untuk mengatur dan menganalisis adanya suatu perubahan mengenai harga jual, harga pokok dan juga menegnai besarnya keuntungan yang diperoleh dari penjualan atau tingkat produksi nya. Sehingga dalam hal analisis BEP disini merupakan dapat dijaidkan sebagai sebuah alat untuk mengatur perencanaan penjualan dan sekaligus alat perencanaan tingkat produksi, yang mana hal ini bertujuan supaya perusahaan secara minimal tidak akan mengalami kerugian. Selanjutnya oleh sebab sebuah perusahaan harus meraup keuntungan maka artinya sebuah perusahaan harus bisa berproduksi di atas BEP nya.
Baca Juga :   Kebudayaan Ngandong

Rumus BEP

Berikut ini iyalah beberapa model rumus BEP yang bisa digunakan untuk menganalisis Break Even Point :

1. Pendekatan Matematis

Pada Rumus BEP ini dapat digunakan untuk mengetahui bagaimana cara menghitung break even point kemudian supaay bisa mengetahui mengenai jumlah dari total biaya tetap, biaya variabel per unit atau total, Kemudian hasil dari penjualan total atau harga jual per unit.

Rumus sebagai berikut ini :

Break even point dalam unit.

Baca Juga :   Arti Mimpi Melahirkan

Nah berikut ini merupakan Perincian dari masing-masing data mengenai biaya seperti berikut :

Fixed Cost
Overhead Pabrik = Rp. 60.000.000,-
Biaya disribusi = Rp. 65.000.000,-
Biaya administrasi = Rp. 25.000.000,-
Total FC = Rp.150.000.000,-

Variable Cost
Jumlah Biaya bahan = Rp. 70.000.000,-
Jumlah Biaya tenaga kerja = Rp. 85.000.000,-
Overhead pabrik = Rp. 20.000.000,-
Jumlah Biaya distribusi = Rp. 45.000.000,-
Jumlah Biaya administrasi = Rp. 30.000.000,-
Total VC = Rp.250.000.000,-

Berikut Penyelesaian agar memperoleh nilai BEP dalam unit ataupun rupiah.

Penyelesaian :

Muatan produksi 100.000 unit
Harga jual per unit Rp. 5000,-
Total dari Jualan 100.000 unit x Rp 5000,- = Rp. 500.000.000,-

Rumus BEP
Rumus BEP

Agar dapat memperoleh nilai BEP dalam unit seperti berikut :

Rumus BEP
Rumus BEP

Keterangan: Maka perusahaan PT. XYZ musti bisa menjual 60.000 Unit peralatan mesin listrik supaya BEP.

Selanjutnya, agar dapat mencari nilai BEP dalam bentuk rupiah seperti berikut :

Rumus BEP
Rumus BEP

Keterangan: Maka perusahaan PT. XYZ musti bisa memperoleh pendapatan senilai Rp. 300.000.000,- supaya terjadi BEP.

Nah itulah yang bisa quipper.co.id sampaikan mengenai Rumus BEP, semoga ulasan kali ini dapat bermanfaat untuk kalian semua.