Teknik Dasar Gulat

Posted on

Teknik Dasar Gulat – Hallo sahabat semua! Pada perjumpaan kali ini quipper.co.id akan menyampaikan pembahasan materi makalah tentang teknik dasar gulat.

Namun pada perjumpaan sebelumnya, yang mana kami juga telah menyampaikan materi makalah tentang Teknik Dasar Sepak Takraw. Yuk langsung kita simak pembahasan di bawah ini.

Pengertian Gulat

Teknik Dasar Gulat
Teknik Dasar Gulat

Gulat adalah salah satu olahraga seni bela diri yang saling berhadapan menggunakan anggota badan, terutama lengan dan kaki, untuk menyerang atau bertahan.

Ada dua kategori dalam olahraga gulat yakni Freestyle (gaya bebas) dan Greco Roman (gaya Greco).

Gaya bebas merupakan gaya gulat yang bebas dalam menangkap kaki dan juga secara aktif menggunakannya untuk membuat semua gerakan.

Sedangkan gaya memiliki pemahaman bahwa seorang pegulat juga dilarang keras dalam menangkap lawan di bawah pinggang atau mengaitkan kaki lawan maupun menggunakan kakinya secara aktif untuk melakukan semua gerakan.

Sejarah Gulat

Sejarah gulat yang kembali 15 ribu tahun melalui gambar di sebuah gua di Perancis.

Sebuah relief yang terkandung dalam mitologi Babilonia dan Mesir menunjukkan aktivitas dan teknik para pegulat.

Dalam tradisi Barat, referensi untuk gulat ditemukan dalam epik gilgames bangsa babilona.

Dokumen Babilona berbicara tentang kemenangan seorang pahlawan yang menghancurkan kejahatan dengan mempraktikkan teknik gulat untuk mengalahkan musuh – musuhnya.

Di Mesir kuno, pertarungan pegulat untuk menunjukkan kecakapan fisik dan kemampuan militer para prajurit dan bangsawan.

Wolfgang Decker berpendapat bahwa gulat digunakan sebagai bentuk pelatihan bagi tentara.

Dalam sejarah Yunani kuno, gulat dikenal sebagai gulat kompetisi, gulat menjadi olahraga orang Yunani.

Bahkan gulat yang dikembangkan oleh orang Romawi kuno meminjam banyak teknik gulat Yunani.

Vas menggambarkan angka – angka dari mitologi Yunani, terutama Heracles dan Theseus (penemu gulat ilmiah).

Pegulat juga muncul di Aspendosm Syracuse dan koin Alexandria dan sejumlah pertandingan gulat dapat ditemukan dalam tulisan – tulisan Humer, Statius dan Quintus dari Smyrna.

Baca Juga :   Letak Nomor Ijazah

Bahkan Plato (seorang filsuf terkenal) diperintahkan untuk berpartisipasi dalam kompetisi dalam kejuaraan yang diadakan di Delphi dan Nema.

Baca juga : Teknik Dasar Judo

Teknik Dasar Gulat

Berikut ini adalah beberapa contoh teknik dalam gulat. Teknik – teknik di bawah ini umumnya digunakan dalam kompetisi dan perlu dilatih dalam pelatihan teknik, yaitu :

Teknik Tarikan

Di posisi yang saling berhadapan, penyerang juga menarik tangan atau kepala lawan untuk dapat menghilangkan keseimbangan dan juga konsentrasi lawan.

Terus menguasai lawan anda dengan memutar tubuh ke samping atau belakang tubuh lawan dan lanjutkan dengan teknik selanjutnya, seperti teknik angkatan dan kayang.

Jika seorang pegulat berhasil mendapatkan kendali atas lawan, ia akan menerima 2 poin, jika ia segera melakukan teknik angkatan atau bantingan, poin yang akan didapat adalah 3 poin.

Teknik Dorongan

Teknik gulat kedua adalah dorongan. Penyerang mencoba mengendalikan lawan dengan kunci dan kemudian mendorongnya sampai lawan jatuh di atas matras.

Diikuti dengan menekannya sampai lawan tidak bisa bergerak. Poin seorang pegulat akan menghasilkan jika dia berhasil adalah 2 poin, tetapi jika dia mampu mendorong dan menahan lawannya sampai dia tidak bisa bergerak, pegulat akan menang dengan bantingan (touchje).

Teknik Bantingan

Gerak bantingan menyerang lawan, tubuh bagian atas, tubuh bagian bawah dan keduanya.

Teknik bantingan dalam gulat terdiri dari bantingan di pinggang, bantingan di kepala dan bantingan di lengan.

Jika seorang pegulat dapat membuat bantingan sempurna, poin yang didapat adalah 3 poin, tetapi jika bantingan yang dilakukan tidak sempurna, maka dapatkan hanya 2 poin.

Sementara para pegulat yang dapat melakukan bantingan kemudian dengan mengunci lawan, pegulat menang dengan bantingan (touchje).

Teknik Gulungan

Gulungan adalah teknik yang dilakukan oleh pegulat di mana dua pegulat berada di posisi yang bawah, sedangkan teknik penggulungan itu sendiri terdiri dari gulungan di pinggang, gulungan di kepala dan gulungan di kaki. Seorang pegulat yang bisa melakukan gulungan akan menerima 2 poin.

Baca Juga :   Arti Mimpi Kerbau

Teknik Kuncian Tangan

Pegulat yang menyerang menggunakan teknik serangan dan lawan jatuh ketika mereka diserang dalam posisi terlentang, pegulat mengunci lawannya ketika lawanmu dalam posisi terlentang dan si pegulat diputuskan menjadi pemenang apabila telah melakukan teknik bantingan (touchje).

Teknik Blocking

Pegulat yang diserang mencoba menahan serangan lawan dengan menekan punggung penyerang dan posisi kedua tangan berada di kedua sisi bahu penyerang.

Kemudian tekan sampai penyerang berlutut di atas matras. Jangan melepaskan kepalan tangan dan menahannya saat mencoba melawan, membalikkan tubuh ke arah punggung penyerang. Jika anda berhasil melakukannya, anda akan menerima 2 poin.

Teknik Angkatan

Teknik angkatan dimulai pertama dengan penguasaan lawan. Ini bisa dilakukan dengan penguasaan dari depan, seperti memegang pinggang, paha dan kaki, juga bisa dikuasai dari belakang, mengunci pinggang lawan.

Untuk teknik angkatan dibagi menjadi 3, yaitu teknik kayang, teknik angkatan pinggang dan teknik angkatan kaki.

Semua teknik ini dapat dilakukan dalam posisi di bawah atau di atas. Teknik angkatan, Zubless menghasilkan 5 poin. Sedangkan teknik lainnya menghasilkan 3 poin.

Baca Juga : Teknik Dasar Futsal

Manfaat Gulat

Dibawah ini ialah manfaat yang dihasilkan dari teknik dasar gulat :

  1. Dapat mengembangkan keterampilan atletik dasar.
  2. Dapat mengembangkan tanggung jawab pribadi.
  3. Dapat mengembangkan ketangguhan mental.
  4. Dapat mengajarkan tentang nutrisi dan pemeliharaan berat badan.
  5. Dapat menyatukan anak-anak dan membangun persahabatan yang kuat.
  6. Dapat mengembangkan disiplin.

Ukuran Lapangan Gulat

Lapangan gulat merupakan matras persegi dengan ukuran 12 x 12 meter. Matras yang digunakan berwarna, seperti kuning, merah, biru, oranye, dll, sesuai dengan ukuran internasional.

Ketebalan matras antara 5 cm dan 7 cm dan lebar masing – masing 12 meter.

Di dalam matras, yang terkandung dalam lingkaran merah, itu disebut area pergulatan dengan ukuran 1 meter.

Sedangkan lingkaran kuning kedua memiliki ukuran 5 meter. Untuk yang ketiga, lingkaran merah berukuran 2 meter.

Tepi pelindung luar pada matras biru berukuran 4 meter. Lalu ada dua sudut merah dan biru dengan ukuran 1 meter.

Baca Juga :   Pithecanthropus Mojokertensis

Matras yang digunakan saat pertandingan harus bersih. Pelindung kanvas di matras harus dibersihkan dan dicuci, karena ada banyak bakteri yang dapat menyebabkan pegulat keracunan.

Kelas Pertandingan Gulat

Ada 2 jenis gaya yang ada dalam pertandingan gulat, yaitu gaya bebas dan gaya Yunani Romawi, yang masing – masing meliputi kelas :

  1. Kelas 48 kg.
  2. Kelas 52 kg.
  3. Kelas 57 kg.
  4. Kelas 62 kg.
  5. Kelas 68 kg.
  6. Kelas 74 kg.
  7. Kelas 82 kg.
  8. Kelas 90 kg.
  9. Kelas 100 kg.
  10. Kelas 100 kg, + (over + 100 kg).

Peraturan Pertandingan Gulat

Menurut unsur – unsurnya, gulat dapat dibagi menjadi :

  1. Gulat Mini ialah 6 – 12 tahun.
  2. Gulat Anak – anak ialah 13 -16 tahun.
  3. Gulat Junior ialah 17 – 20 tahun.
  4. Gulat Senior ialah > 20 tahun.

Pegulat untuk bertanding harus mengenakan pakaian internasional (wrestlingsuit) sesuai dengan warna sudut dia berada, biru atau merah.

Wasit berada di antara dua pegulat di lingkaran tengah, satu tangan direntangkan ke depan, lalu peluit dibunyikan dan lengan wasit ditarik kembali.

Saat bertanding, ketika kedua pegulat terdiam untuk sementara waktu, wasit berteriak open, maka area serangan dibuka untuk memberikan lawan kesempatan untuk menyerang.

Setelah itu, kedua pegulat diharapkan kontak satu samalain. Setelah dua pegulat melakukan kontak, serangan diperlukan oleh salah satu pihak, jika tidak wasit harus action.

Setiap wasit berteriak open, action atau contact, pegulat harus mengikutinya.

Jika seorang pegulat tidak bereaksi, wasit harus menghentikan pertandingan dan memberikan peringatan kepada kedua pegulat.

Jika ini terjadi lagi, dengan persetujuan wasit atau pres met wajib memberi suatu nomor hukuman harus diterapkan.

Pemberian nomor penalti jelas dilakukan oleh wasit, sehingga juri dan ketua pertandingan dan masyarakat umum dapat melihatnya dengan jelas.

Nah itulah yang bisa quipper.co.id sampaikan materi tentang teknik dasar gulat, semoga ulasan ini dapat bermanfaat untuk sahabat semua.