Lapisan Atmosfer

Posted on

Lapisan Atmosfer – Taukah kalian bumi tempat kita tinggal saat ini terdiri dari berbagai lapisan – lapisan atmosfer! Coba kalian perhatikan langit yang kalian lihat setiap hari warnanya selalu berubah – ubah kan?.

Yaitu ada yang berwarna oranye, biru, ketika ia fajar dan senja bahkan warnanya keunguan ketika ia petang.

Nah perubahan warna dilangit tersebut di pengaruhi oleh lapisan atmosfer yang membiaskan cahaya matahari.

Dari fenomena perubahan warna pada langit itulah menunjukkan adanya atmosfer di bumi.

Lalu apa sih yang namanya atmosfer itu supaya kalian lebih memahinya lagi yuk kita simak bersama materi kali ini yang telah quipper.co.id mengenai Lapisan Atmosfer.

Lapisan Atmosfer
Lapisan Atmosfer

Pengertian Atmosfer

Kata atmosfer ini berasal dari kata “Atmos” yang artinya uap atau udara dan “Sphaira” artinya ialah lapisan.

Jadi Atmosfer itu artinya ialah selubung gas atau lapisan udara yang dapat menyelubungi bumi.

Pembentukan pada lapisan udara tersebut banyak yang dipengaruhi oleh gaya gravitasi bumi.

Baca Juga :   Rasio Ketergantungan (Defendency Ratio)

Lapisan – Lapisan Atmosfer

Lapisan - Lapisan Atmosfer
Lapisan – Lapisan Atmosfer

Lapisan atmosfer ini tersusun dari bermacam – macam lapisan yang saling berurutan.

Dan berikut ini ialah urutan dari lapisan – lapisan atmosfer yang paling dekat dengan bumi sampai yang paling jauh dari bumi diantaranya yaitu :

Lapisan Troposfer

Lapisan ini ialah merupakan lapisan yang paling dekat dengan permukaan bumi.

Dan lapisan ini berada di ketinggian 0 sampai 18 km dari atas permukaan laut.

Berikut ini ialah merupakan ciri – ciri dari lapisan Troposfer diantaranya yaitu :

  • Tempat terjadinya fenomena iklim yang seperti ini yaitu hujan, petir, pelangi, dan juga angin.
  • Lapisan atmosfer yang paling tipis.
  • Mempunyai ketebalan yang berbeda – beda setiap wilayahnya yaitu mulai dari ketebalan di ekuatornya sekitar 18 km DPL dan di kutub sekitar 8 km DPL.
  • Pada suhu udara, lapisan yang teratas ialah lapisan Troposfer sehingga dapat mencapai -60 °C, sementara itu di permukaan laut sekitar 27 °C.
  • Terjadinya penurunan pada suhu udara sekitar 0,5 sampai 0,6 °C saat mengalami kenaikan setiap 100 m.
  • Terdapat lapisan Tropopause yang letaknya di antara lapisan Troposfer dan juga Stratosfer.
  • Sekitar 80% massa Atmosfer berada di lapisan Troposfer ini.

Lapisan Stratosfer

Lapisan Stratosfer ini ialah merupakan lapisan yang kedua dari atmosfer bumi.

Dan lapisan ini berada pada ketinggian sekitar 18 Km sampai 60 Km DPL, lapisan stratosfer ini mempunyai ciri – ciri yaitu sebagai berikut :

  • Memiliki sifat udara yang kering sebab tidak mengandung uap air dan juga berdebu.
  • Terdapat lapisan ozon di ketinggian sekitar 35 km DPL.
    • Dan bermanfaat untuk melindungi bumi dari sinar ultraviolet yang berlebihan.
  • Didalamnya terdapat lapisan Stratopause.
  • Terdapat dua lapisan udara yang mempunyai sifat yang berbeda – beda yaitu.
    • Mulai dari lapisan isotermal yang berada di ketinggian sekitar 11 Km hingga 22 Km DPL serta lapisan inversi yang berada di ketinggian sekitar 20 Km hingga 60 Km DPL.
  • Terletak di atas lapisan Tropopause dan di bawah lapisan Mesosfer.
Baca Juga :   Konsep Wilayah & Perwilayahan

Lapisan Mesosfer

Lapisan tersebut ialah merupakan lapisan atmosfer yang berada di ketinggian sekitar 60 Km hingga 80 Km DPL, dan lapisan tersebut mempunyai ciri – ciri yaitu sebagai berikut.

  • Lapisan ini menjadi lapisan atmosfer yang dapat melindungi bumi dan juga hujan meteor.
  • Lapisan ini letaknya di tengah – tengah lapisan atmosfer.
  • Jika semakin ke atas suhu udaranya maka lapisan terebut akan semakin rendah.
    • Dan setiap kenaikan 1.000 m, maka suhu akan turun menjadi 2,5 °C hingga 3 °C.
    • Dan pada ketinggiannya sekitar 80 Km DPL, serta suhu pada udara lapisan ini dapat mencapai sekitar -90 °C.
  • Serta udara pada lapisan ini sangat panas karena adanya pergeseran pada objek atau benda – benda yang datang.
    • Sehingga pada akhirnya benda – benda tersebut terbakar karena panasnya lapisan tersebut.
  • Serta lapisan Mesosfer ini terdapat lapisan Mesopause yaitu sebagai lapisan antara lapisan Mesosfer dan juga Termosfer.

Lapisan Termosfer

Lapisan ini terletak di ketinggian sekitar 80 Km hingga 100 Km DPL, nah berikut ini ialah merupakan ciri – ciri dari lapisan Termosfer yaitu sebagai berikut ini.

  • Lapisan ini tertinggi nomor dua di atmosfer.
  • Mempunyai temperatur antara -40 °C sampai -5 °C.
  • Suhu pada udara di lapisan ini sangatlah panas sampai mencapai lebih dari 1000 °C.
    • Maka dari itulah sebabnya lapisan ini disebut dengan lapisan hot layer atau panas.
  • Sebagian molekul dan juga atom udara yang ada di lapisan tersebut dapat mengalami proses yang namanya ionisasi.
  • Dan terdapat juga yang namanya aurora ialah pita cahaya yang warna – warni yang ada di langit bagian kutub utara dan juga kutub selatan.

Lapisan Ionosfer

Lapisan ini terdapat fungsi yang fungsinya yaitu sebagai penyebar gelombang radio dan juga gelombang komunikasi yang lainnya.

Baca Juga :   Persebaran Penduduk Di Indonesia

Dan lapisan ini letaknya berada di ketinggian sekitar 80 Km hingga 1500 Km DPL, serta lapisan ini juga mempunyai ciri – ciri diantaranya yaitu :

  • Lapisan ini mempunyai temperatur 0 sampai lebih dari 70 °C.
  • Semua atom udara di lapisan ionosfer ini mengalami ionisasi.
  • Lapisan ionosfer ini terdapat 3 lapisan diantaranya yaitu :
    • Lapisan E (Kennely – Heavy Side) dengan ketinggian mencapai 100 Km hingga 200 Km.
    • Lapisan F (Appleton) dengan ketinggian mencapai 200 Km hingga 400 Km.
    • Dan lapisan Atom dengan ketinggian mencapai 400 Km hingga 800 Km.

Lapisan Eksosfer

Lapisan ini ialah merupakan lapisan dari atmosfer yang terakhir dan jaraknya yang paling jauh dari bumi.

Dan lapisan ini berada di ketinggian mencapai 800 Km hingga 1.500 Km DPL, dan lapisan ini juga mempunyai ciri – ciri yaitu sebagai berikut ini.

  • Tempat terjadinya gerakan atom – atom tidak beraturan.
  • Sering disebut dengan ruang antar planet dan juga geostasioner karena hal ini merupakan batas terluar pada atmosfer yang membentang dan juga menyatu dengan angkasa luar.
  • Lapisan ini merupakan lapisan yang sangat panas.
  • Mempunyai gaya gravitasi yang sangat kecil karena letaknya berada di bagian paling luar bumi.
  • Mempunyai kandungan gas – gas pada atmosfer yang sangat rendah.

Penyelidikan Dan Kegunaan Atmosfer

Penyelidikan atmosfer ini tempatnya di stasiun meteorologi dan penyelidikan ini juga mempunyai beberapa fungsi yang utama di antaranya yaitu sebagai berikut :

Hal ini sebagai pedoman dalam membentuk ramalan pada cuaca dalam jangka singkat maupun jangka panjang.

Dasar untuk menyelidiki berbagai syarat – syarat hidup dan ada atau tidaknya kemungkinan hidup pada lapisan udara dibagian atas.

Sebagai pedoman untuk mengetahui kemungkinan di lakukannya hujan buatan pada suatu wilayah yang tertentu.

Dan dengan mengetahui sebab – sebab gangguan yang terjadi pada gelombang televisi, radio dan lain sebagainya.

Sampai sini dulu yaa yang dapat quipper.co.id bahas kali ini mengenai Lapisan Atmosfer, semoga pembahasan kali ini bisa menjadi pembelajaran bagi sahabat semuanya.

Baca Juga :