Syafakillah Thohurun Insya Allah

Posted on

Syafakillah Thohurun Insya Allah – Pernahkah Anda mendengar ungkapan ini sebelumnya?

Ungkapan Syafakillah ini terucap saat mendengar kabar dari rekan, tetangga, sahabat serta juga kerabat yang sedang sakit.

Ungkapan tersebut merupakan wujud kepedulian maupun doa yang singkat bagi orang yang kurang sehat.

Adapun di dalam bahasa Inggrisnya terdapat ungkapan (GWS) get wellsoon, di dalam bahasa Arab pun ada ungkapannya yaitu Syafakillah Thohurun ​​Insya Allah.

Namun terkadang kita juga mendengar ungkapan Syafakallah. Arti dari kedua kalimat ini sebenarnya sama, hanya berbeda dalam pengucapan dan penggunaannya saja.

Dalam urutan Arab, dhomir (ki) di pergunakan untuk sebuah subjek perempuan tunggal, dan dhomir (ka) di pergunakan untuk laki – laki tunggal.

Kemudian Syafakillah sendiri diucapkan untuk wanita yang sedang sakit serta bila Syafakallah itu diucapkan untuk pria yang sedang sakit.

Dan kali ini Quipper.co.id telah menyiapkan materi yang berkaitan dengan Syafakillah Thohurun Insya Allah.

Maka dari itu langsung saja saudara – saudaraku baca artikel ini sampai selesai ya.

Baca Juga :   Arti Amanah

Terkadang kalimat Syafakillah pun dapat diucapkan dengan tidak sendirian, ada beberapa kalimat tambahan yang bisa menyertainya.

Seperti Syifaa-an ‘aajilan dan Thohurun ​​Insya Allah. Maka pada kali ini Quipper.co.id akan fokus dari pada membahas arti dari kalimat Syafa killah Thohurun ​​Insya Allah.

Jika dijelaskan, makna dari kalimat Syafa killah Thohurun ​​Insya Allah ialah Semoga Allah segera menyembuhkan kamu dari penyakitmu, Semoga penyakitmu ini dapat menyucikan dosa – dosamu, jika Allah lah yang mengijinkan.

Meskipun tidak ada riwayat yang pernah menyebutkan bahwasannya kalimat Syafakillah atau pun Syafakallah itu pernah disebutkan pada masa Nabi Muhammad.

Namun demikian, hadits yang telah diriwayatkan oleh Imam Bukhori yang dapat kita gunakan yakni seperti di bawah ini :

إِذَا دَخَلَ ,عَلَى مَنْ يَعُوْدُ قَالَ : لاَ بَأْسَ, طَهُوْرٌ, إِنْ شَاءَ اللهُ

Artinya:
Ketika sang (Rasulullah SAW) mengunjungi orang yang sedang sakit, maka beliau SAW pernah berkata:
‘Laa ba’sa thohuurun insya Allah (Jangan sedih, semoga saja penyakitmu ini dapat membersihkan dosa – dosamu jika Allah lah yang menghendaki. (HR Al-Bukhari no. 5656).

Dalam sebuah hadits, ungkapan yang digunakan ialah “Laa ba’sa artinya itu (tidaklah masalah).

Namun kini telah banyak yang mengganti ungkapan dari Laa ba’sa dengan ungkapan Syafakillah, demikian ungkapan tersebut lalu ditambahkan kalimat berikutnya Thohurun ​​Insya Allah.

Adab Menjenguk Orang Sakit

Syafakillah Thohurun Insya Allah
Syafakillah Thohurun Insya Allah

Karena Quipper.co.id sedang membahas tentang pengertian Syafakillah Thohurun ​​Inysa Allah, maka tidak valid jikalau Quipper.co.id tidak menjelaskan bagaimana tatanan cara mengunjungi orang yang sedang sakit.

Seperti yang dianjurkan oleh Nabi SAW, jika ada kerabat yang sedang sakit, baiknya kunjungi dia, karena dia ialah bagian dari bentuk ibadah.

Beberapa hal yang sangat perlu diperhatikan di saat mengunjungi orang yang sedang sakit diantaranya :

Baca Juga :   Arti Wa Iyyakum

1. Dimaksudkan disini niat demi Allah serta mengikuti dari pada Sunnah Nabi, bukan hanya untuk dilihat oleh keluarga yang bersangkutan, yakni hanya untuk menunjukkan kehadiranmu saja.

2. Disarankan agar Anda memberikan nasehat serta masukan yang berujung kepada kesabaran dan juga ketabahan dengan penyakit yang sedang di derita.

3. Bagi yang muhrim juga sangat disarankan untuk memegang serta menggosok tangan seseorang yang sedang sakit sambil mengucapkan dengan kata – kata yang baik.

4. Dianjurkan juga untuk dapat menanyakan tentang kebutuhan dari si pasien, misalkan, mengenai biaya atau keuangan rumah sakitnya, yang mungkin juga dapat kita bantu mengaturnya.

5. Jangan terlalu sering berkunjung serta jarak singkat dalam memberikan waktu untuk kunjungan yang berikutnya.

6. Terakhir, jangan sampai lupa saling berdoa agar si pasien segera diberikan kesembuhan.

Adapun hal – hal yang seharusnya dihindari, seperti berlama – lama di kamar pasien, berpidato yang tidak penting, apalagi mau menceritakan tentang keburukan orang lain.

Pada dasarnya saat menjenguk pasien itu sebaiknya perlu mengetahui terlebih dahulu waktunya karena si pasien juga membutuhkan istirahat.

Demikian penjelasan dari Quipper.co.id mengenai Syafakillah Thohurun Insya Allah. Semoga bermanfaat untuk saudara – saudaraku sekalian ya.

Baca Juga Artikel Lainnya :