Teknik Memanah

Posted on

Teknik Memanah – Hay sahabat semua.! Pada perjumpaan kali ini kembali akan quipper.co.id sampaikan pembahasan materi tentang teknik memanah.

Namun pada perjumpaan sebelumnya, yang mana kami juga telah menyampaikan materi tentang Sejarah Bola Basket.

Nah untuk melengkapi apa yang menjadi pembahasan kita kali ini maka, mari simak ulasan selengkapnya di bawah ini.

Pengertian Teknik Memanah

Teknik Memanah
Teknik Memanah

Memanah adalah salah satu cabang olahraga yang disunnahkan oleh Nabi Rasulullah Shallallahu alaihi wasalam sehingga dengan melakukan memanah secara tidak langsung, ia sudah memenuhi perintah nabi.

Memanah bukan hanya jenis olahraga, tetapi memanah juga dapat membuat otak segar dan tubuh juga akan terasa sehat, tetapi melakukan latihan ini membutuhkan waktu dan menguasai banyak jenis olahraga lainnya.

Memanah merupakan kegiatan dengan sasaran dan fokus pada tujuan titik konsentrasi dan harus menjaga keseimbangan tubuh, sehingga sangat penting untuk dilakukan mengisi kegiatan sehari – hari.

Sejarah Olahraga Memanah

Sejarah memanah dimulai dengan kegiatan nenek moyang kita yang berburu untuk bertahan hidup.

Sekarang, olahraga memanah telah terdaftar dalam olahraga yang dimainkan di Olimpiade.

Baca Juga :   Arti Mimpi Suami Selingkuh

Sejarah memanah di Indonesia juga tidak dapat diprediksi saat kemunculan dan penyebaran yang pertama di nusantara.

Tetapi jika kita memperhatikan cerita atau kisah wayang, misalnya, purwa, dalam kisahnya, membawa panah dan busur di Indonesia.

Bersama dengan tokoh pemanah yang ada, seperti :

  • Arjuna.
  • Sumantri.
  • Ekalaya.
  • Dipati.
  • Karno.
  • Srikndi.
  • Dorna sebagai pelatih memanah yang terkenal dalam cerita Mahabharata.

Sedangkan PON adalah Olimpiade yang selalu mengadakan memanah dalam lomba.

Induk organisasi memanah Indonesia adalah Perpani atau Asosiasi Panahan Indonesia, dibentuk pada 12 Juli 1953.

Organisasi memanah di Indonesia dibentuk di Yogyakarta atas prakarsa Sri Paku Alam VIII.

Dan kejuaraan pertama yang dicatat dalam kompetisi memanah diadakan pada tahun 1959 di kota Surabaya.

Indonesia terdaftar sebagai anggota internasional FITA pada tahun 1959. FITA atau Federation Internationale Tir A L’arc sebagai induk organisasi memanah di dunia.

Teknik Dasar Memanah Pemula

Berdasarkan kegiatan dalam olahraga memanah, pemanah harus menguasai teknik memanah sehingga ia dapat dengan mudah mencapai titik tujuan.

Di antara beberapa teknik yang terdapat dalam memanah adalah :

Stance

Teknik memanah, yang disebut teknik stance adalah salah satu teknik pelatihan dasar dalam belajar memanah.

Teknik stance adalah memposisikan kaki anda saat berdiri di permukaan lantai atau di tanah yang luas.

Ada dua kondisi untuk posisi kaki yang baik di saat memanah ialah :

  • Untuk titik tumpuan tubuh saat berdiri, ditopang dengan kedua kaki seimbang dengan bantuan titik tumpu pada tumit.
  • Untuk poisis tubuh, disaat akan memanah pastikan harus seimbang, sebab keseimbangan merupakan salah satunya cara di mana busur dan anak panah harus sesuai dengan sasarannya.

Di bawah ini beberapa posisi kaki yang benar dalam olahraga memanah ialah :

1. Open Stance / Terbuka Dalam Memanah

Cara untuk melakukan teknik ini adalah bahwa memanah harus merentangkan kakinya lebih sedikit 45 °. Posisi kaki kanan sedikit ke depan dan kaki kiri sejajar dengan target sasaran sementara itu sedikit ke kiri.

2. Square Stance / Even / Sejajar Dalam Memanah

Sikap kaki sejajar dengan tanah, meluruskan kedua ujung kaki dengan cara yang sejajar dengan target. Untuk posisi dada bentuklah sudut 90 derajat, sebagai cara memanah supaya tepat dengan sasaran.

3. Oblique Stand / Miring Dalam Memanah

Ujung kaki depan diwajibkan sejajar dengan kaki kiri, beserta arahnya mengarah ke tengah papan yang menjadi sasarannya. Dan dada yang membentuk sebuah sudut sebesar 45 derajat.

4. Close Stance / Tertutup Dalam Memanah

Posisi kaki tertutup dengan ujung kaki kanan menyentuh garis, semua sejajar dengan kaki kanan.

Nocking The Arrow

Nocking adalah teknik memanah dasar, menempatkan ujung atau ekor anak panah di busur.

Cara memegang anak panah dalam teknik nocking dapat dilakukan dalam tiga aspek ialah :

  • Pastikan indeks cocok dengan anak panah untuk menjauh dari bagian jendela busur panah.
  • Perhatikan anak panah, apa sudah benar – benar dalam posisi yang benar.
  • Pastikan panah atau noking point telah masuk sepenuhnya, sehingga anak panah dapat masuk ke dalam papan panahan.

Hooking And Grippring The Bow

Hooking and Grippring The Bow adalah gerakan memanah dengan menempatkan atau mengaitkan jari pada tali setelah panah atau nocking point dipasang dengan benar.

Untuk memposisikan jari anda saat melakukan ini, teknik memanah ini dapat dilakukan dengan cara menempelkannya ke tali dan tali harus diposisikan di sendi pertama.

Baca Juga :   Arti Mimpi Rambut Rontok

Tepatnya, di atas jari telunjuk di bawah jari tengah dan di belakang, adalah jari manis. Untuk dapat melakukannya, rileks dan pastikan anda bisa melakukannya.

Mindset

Teknik selanjutnya untuk belajar memanah adalah mindset, yang merupakan aspek yang harus dipenuhi oleh pemanah dalam kondisi fisik dan taktis.

Oleh karena itu, setiap pemanah harus lebih terkonsentrasi dan fokus pada berbagai kerja lapangan dan kompetisi.

Set – up

Set – up adalah istilah yang hampir sama dengan pre – draw, yaitu gerakan tarkan awal, yang berarti kekuatan tangan di bawah tekanan jari ketika menarik tali.

Full draw menarik 30% dan kemudian 50 – 60% jari tengah dan 20% jari manis.

Posisi teknik set – up adalah posisi tungkai lurus, rileks dan berat pemain ditumpuk dengan kedua kaki.

Dengan persentase bola dan tumit kaki, masing – masing 60 – 70% dan 30 – 40%.

Drawing

Drawinng ialah teknik memanah dengan menarik tali busur hingga menyentuh dagu, bibir, dan hidung, dan terus dilanjut dengan menjangkarkan tangan pada tali didagu.

Anchoring

Anchoring ialah gerakan dasar umumnya dalam memanah dan juga menjangkarkan sebuah tangan sebagai penarik ke dagu ataupun hidung.

Aiming And Expension

Dalam teknik membidik, Aiming and Expensionb ialah gerakan yang mengarahkan atau menempatkan titik alat pembidik / visir tepat di titik target.

Cara membidik memanah atau aiming dapat dilakukan dengan fase transfer dan holding yang dicapai.

Waktu yang ideal untuk melakukan teknik ini adalah 1 hingga 3 detik untuk mendapatkan hasil terbaik.

Release

Teknik release ialah gerakan, rilekskan jari – jari anda dengan menarik tali busur dan anak panah.

Ada dua jenis lemparan yang biasa digunakan dalam busur dan anak panah, yaitu :

  • Action atau active release merupakan teknik di mana, ketika busur dilepaskan, posisi tangan melewati dagu dan leher pemanah.
  • Dead release ialah teknik memanah yang meninggalkan anchoring. akan tetapi penarik tetap yang menempel di dagu.

Follow – Through

Follow – Through adalah teknik yang bisa digunakan secara alami atau tidak berlebihan. Karena jika teknik ini dilakukan secara berlebihan, berat dan tembakan akan kacau.

Sehingga pemanah harus dapat mengantrol tembakan saat menembak busur.

Feedback Dan Relaksasi

Feed – Back ialah posisi di mana pemanah tidak emosional ketika menganalisis masalah yang sedang dikerjakan.

Dalam hal ini, pemanah harus bertanggung jawab atas hasil tembakan sendiri pada saat itu.

Syarat Untuk Memanah

Dari beberapa penjelasan di atas tentang teknik memanah, ada juga persyaratan dalam kegiatan olahraga ini.

Diantara Syarat tersebut adalah :

  • Persyaratan pertama :
    • Memiliki berat badan ideal sehingga, saat berdiri, kedua kaki diimbangi dengan persentase sekitar 60 hingga 70% pada bola, sedangkan sisanya sekitar 30 hingga 40% pada tumit kaki.
  • Persyaratan kedua :
    • pertahankan posisi tubuh yang kuat, keseimbangan dan tetap tegak, sehingga dalam memanah tidak mudah kehilangan konsentrasi dan melakukan gerakan dengan sempurna.

Sikap Dalam Memanah

Olahraga memanah tidak hanya membutuhkan keterampilan dan konsentrasi tetapi ini juga membutuhkan sikap yang harus dilakukan saat memanah.

Berikut beberapa Sikap dalam memanah yaitu :

  • Square or parallel stance ialah sikap dengan posisi kaki sejajar dengan lanta dan meluruskan kedua kaki membentuk sudut 90.
  • Open stance ialah posisi kaki sedikit terbuka, sehingga sedikit ke depan sasaran dengan membentuk sudut 60.
  • Close stance ialah posisi kaki ketika berdiri di lantai, menyentuh garis khayal membentuk sudut 120.
  • Oblique stance adalah untuk membentuk posisi ujung kaki ke arah depan dada dan membentuk 45.
Baca Juga :   Tafsir Mimpi Menjadi Hakim

Papan Sasaran Memanah

Aturan dalam papan sasaran sesuai dengan standar yang diberlakukan oleh FITA, dalam sebuah kompetisi adalah :

  • FITA sebagai klasifikasi lingkaran dalam papan target yang dideseain sesuai standar.
  • Diameter ukuran parameter target memanah adalah 80 cm dan 122 cm, yang dibagi menjadi 10 area scoring dengan target titik pusat.
  • Ukuran papan target adalah 122 cm, dengan skor 6 cm.
  • Untuk target 80 cm, 4 cm adalah lebar area scoring, seperti terlihat di target, dibagi menjadi 5 zona warna berbeda, tetapi terpusat.

Kostum Pemanah

Seperti dalam permainan lain, seperti tenis, bola voli, berenang, dll, olahraga memanah juga memiliki pakaian yang mendukung saat memanah.

  • Kostum memanah berbahan ketat.
  • Dalam desain pakaian memanah harus ada area penyimpanan untuk anak panah yang diikatkan di pinggang. Jangan sampai panah mengganggu atau mengenai tali busur yang ingin anda gunakan.
  • Semua peserta harus menggunakan angka di punggung mereka dan angka yang telah ditentukan. Tujuannya adalah untuk mengenali anak panah dalam target pada satu titik.

Istilah Dalam Memanah

Istilah – istilah di dalam memanah itu juga dapat membuat sebuah komunikasi diantara peserta dengan si pembimbingnya.

Di bawah ini ialah istilah – istilah dalam olahraga panahan :

  • Stand Stance.
  • Set up.
  • Anchor.
  • Drawing.
  • Aiming.
  • Holding.
  • Back tension.
  • Release
  • Follow through

Manfaat Olahraga Memanah Bagi Tubuh

Memanah disebut juga olahraga statis, tetapi atlet memanah atau pemanah kompetitif dan benar – benar membutuhkan kekuatan, daya tahan, dan pikiran yang terfokus untuk tampil maksimal.

Mungkin sedikit orang memahami manfaat yang terkandung dalam olahraga memanah ini.

Selain manfaat dalam bentuk fisik, memanah juga dapat meningkatkan kesehatan mental.

Olahraga memanah ini juga termasuk dalam kegiatan favorit Nabi Muhammad SAW.

Berikut ini adalah beberapa poin tentang manfaat memanah, yaitu :

  • Meningkatkan koordinasi tangan, mata serta keseimbangan.
  • Meningkatkan fleksibel tangan dan jari.
  • Membangun kekuatan tubuh.
  • Meningkatkan kesabaran.
  • Meningkatkan fokus.
  • membangun kepercayaan diri.
  • Menjadi olahraga sosial.
  • Bentuk latihan jasmani dan rohani untuk kebugaran tubuh.
  • Merelaksasi tubuh.
  • Olahraga yang dapat dimainkan oleh semua orang.

Aturan Dan Ukuran Lapangan Memanah

Untuk lapangan memanah, ini bisa dilakukan di dua tempat, yang pertama adalah lapangan in – door dan out – door berikut adalah aturan lapangan memanah :

  1. Setiap lapangan dilengkapi dengan kamera di semua sudut sebagai pembantu juri untuk penilaian.
  2. Ada jalur terbatas untuk peserta pria dan wanita. Setiap trek memiliki lebar 5 meter.
  3. Tiang penompang menerima angka pada setiap tiang. Suapaya, tidak ada kesalahan saat memanah.
  4. Harus ada 1 hingga 3 target di mana ada jumlah minimum tujuan dalam suatu lapangan. Penunjukan harus dibuat dengan jelas.
  5. Aturan dasar memanah terutama pada jarak target pria, adalah 30, 50, 70 dan 90 meter. sedangkan untuk anak perempuan 30, 40, 60 dan 70 meter.

Demikianlah yang dapat quipper.co.id sampaikan. Semoga ulasan diatas dapat bermanfaat dan membantu rekan – rekan semua ya! Terimakasih sudah membaca pembahasan materi makalah tentang teknik memanah. Maaf jika masih ada kekurangan dalam penulisan ini ya sahabat.

Baca juga :