Fungsi Cnidaria

Posted on

Fungsi Cnidaria – Struktur Tubuh Cnidaria – Cnidaria atau Coelenterata adalah sautu filum yang dapat dikatagorikan sebagai salah satu bagian dari kingdom hewan Invertebrata atau disebut dengan sejenis hewan yang berongga.

Nah bagi sahabat sekalian yang ingin mengetahui lebih lanjut, di bawah ini sudah quipper.co.id rangkum secara lengkap materi tentang Fungsi Cnidaria(Coelenterata – Beserta Struktur, Reproduksi, Gambar, Peranan dan Manfaatnya.

Namun diperjumpaan sebelumnya quipper.co.id juga telah meneyampaikan materi tentang Respirasi Anaerob Baiklah untuk melengkapi apa yang menjadi pembahasan kita kali mari simak ulasannya berikut ini.

Pengertian Cnidaria Coelentarata

Fungsi Cnidaria
Fungsi Cnidaria

Apa itu Coelenterata yakni merupakan sebuah filum yang terdapat dari kingdom hewan invertebrata (tanpa tulang belakang) atau biasa dikenal dengan sebutan hewan berongga.

Dimana istilah kata Coelenterata yang berasal atas dua kata bahasa yunani, yakni “Coelom” yang beratikan suatu rongga tubuh, dan sedangkan “enteron” yang dimaknai dengan usus, maka oleh sebab itu hewan ini juga kerap dikenal dengan sebutan usus berongga.

Sesuai dengan sebutannya, dimana pada jenis hewan ini mempunhyai sebuah rongga tubuh yang membentuk seperti kantong yang sangat berfungsi sebagai usus, yakni guna mencerna dan juga mengedarkan setiap makanan ke dalam seluruh tubuh.

Kemudian pada dasarnya semua jenis Coelenterata ini habitat hidup di laut, akan terdapat juga dari sebagian yang hidup di air.

Yang mana dengan berdasarkan dari sifatnya ada dua jenis Coelenterata, yang diantaranya ialah hidupnya berlangsung menempel dan juga terikat pada sebuah tempat yang disebut dengan polip.

Kemudian untuk yang hidupnya secara bebas, dimana pada jenis ini tidak terikat pada suatu tempat yang disebut dengan medusa. 

Namun pada coelenterata yang bersifat polip akan lebih dominan jika dibandingkan dengan medusa.

 Struktur Tubuh Cnidaria

Fungsi Cnidaria
Fungsi Cnidaria

Pada jenis Coelenterata ini dimana mereka mempunyai susunan tubuh yang berbentuk simetri radial, yakni dengan bagian yang sama dan didistribusikan dengan secara merata pada suatu lingkaran dengan mempunyai poros tengah.

Kemudian pada jenis hewan ini tidak mempunyai kepala dan juga segmen tubuh. Selain itu dibagian atas tubuhnya ada sebuah tulang mulut (ostium) yang dikelilingi oleh tentakel.

Kemudian pada tentankel tersebut mempunyai bentuk seperti lengan dan jumlahnya sangat bergantung dengan spesiesnya.

Selanjutnya pada bagian permukaan tentakel tersebut ada sebuah kapsul knidoblas yang terkandung racun, selain itu di dalamnya juga terdapat sebuah sel nematokis yang dapat menyengat dan bisa mengeluarkan racun. Adapun fungsi dari tentakel ialah untuk :

  • Sebagai Alat untuk menangkap mangsanya
  • Sebagai suatu pelindung Tubuh
  • Sebagai sistem alat gerak

Pada bagian tubuh Colenterata Polip (yang terikat pada tempat) mempunyi suatu bagian kaki yang dipergunakan agar dapat melekat pada suatu tempat, dan untuk yang bersifat medusa (tidak terikat) tidak mempunyi kaki.

Selain itu pada tubuh Coelenterata dimana di dalamnya ada dua lapisan, yakni lapisan luar disebut dengan (Ektoderm) dan pada Lapisan Dalam disebut dengan (endoderm), Kemudian pada lapisan luar disebut epidermis, dan juga pada lapisan dalam disebut dengan Gastrodermis, yang mana pada kedua lapisan ini ada sebuah rongga yang dikenal dengan seutan Mesoglea.

Baca Juga :   Fungsi Alkaloid

Adapun fungsi dari Lapisan luar (Ektoderm) atau epidermis ini ialah guna memberi perlindungan terhadap tubuh dari berbagai bahaya di sekitar lingkungannya, kemudian untuk lapisan dalam sangat berperan penting dalam berlangsungnya proses pencernaan.

Kemudian pada Sel-sel yang terdapat di lapisan dalam (endoderm) atau Gastroendermis saling berbatasan dengan sistem pencernaan dengan membentuk seperti kantong yang disebut Gastrosol.

Dimana nantinya makanan yang ditangkap oleh tentakel akan diantarkan masuk ke dalam gastrosol, dan nantinya pada makanan tersebut akan langsung dicerna dengan dibantu oleh enzim yang akan dikeluarkan oleh sejumlah sel yang ada di gastroendermis.

Nah proses pencernaan yang berlangsung di dalam Gastrosol tersebut kerap disebut dengan Pencernaan Ekstraseluler.

Selanjutnya dari hasil makanan yang sudah dicerna oleh gastrosol kemudian akan kembali ditangkap oleh sejumlah sel gastroendermis dan kemudian akan kembali dicerna lebih lanjut.

Sistem Organ Cnidaria

Berikut ini klasifikasi sistem organ cnidaria. untuk lebih jelasnya langsung aja simak ulasannya di bawah ini :

Sistem Pencernaan Cnidaria

Sebelumnya sudah dijelaskan bahwa sistem pencernaan pada mulanya berawal dari tentakel yang menangkap mangsa, yang kemudian akan diproses dan dimasukan ke dalam gastrosol.

Nah pada proses pencernaan yang ebralngsung di dalam gastrosol tersebut disebut juga dengan pencernaan ekstraseluler.

Selanjutnya makanan yang telah masuk tersebut akan kembali diserap oleh sel Gastrodermis, dan kemudian akan dicerna kembali dan akan menghasilkan sari dari makanan yang telah dicerna.

Kemudian yang terakhir sari tersebut akan didistribusikan ke seluruh bagian yang ada di dalam tubuh dengan cara difusi (yakni suatu perpindahan zat yang berkonsentrasi tinggi dan akan diubah ke konsentrasi rendah).

Setelah proses percernaan selesai maka, sisa dari makanan tersebut akan dikeluarkan dengan cara dimuntahkan keluar dari tempat awalnya makanan tersebut masuk, sebab jenis hewan ini tidak mempunyai anus.

Sistem Pernapasan (Respirasi) Cnidaria

Dimana dalam hal ini dimana proses pertukaran oksigen dan juga karbondioksida berlangsung dengan melalui suatu proses difusi.

Yang mana Proses ini dapat berlangsung dengan cara memanfaatkan bagian kulit luar yang saling bersentuhan secara langsung dengan air yang mengandung suatu oksigen.

Selain itu juga dimana pada lapisan gastroendermis juga mempunyai sebuah struktur yang sangat berfungsi dalam membantu berlangsungnya sebuah proses respirasi coelentera, kemudian pada struktur ini dikenal juga dengan sifinoglia.

Sistem Reproduksi Cnidaria

Dimana dala hal ini menerangkan bahwa Coelenterata bisa mengalami perkembangbiakan dengan cara sesual dan juga asesual.

Yang mana berlangsungnya Reproduksi sesual yakni denagn melalui suatu pertemuan antara ovum dan juga sperma, kemudian reproduksi dengan secara sesual tersebut bisa dilakukan oleh semua jenis Coelenterata yang bersifat medusa (bebas), dan juga sejumlah coelenterata yang bersifat polip (tidak berpindah tempat).

Kemudian berlangsungnya Reproduksi asesual yakni dapat terjadi dengan proses pembentukan tunas yang menempel pada bagian kaki, dan proses ini hanya dapat dilakukan oleh sejenis coelenterata yang bersifat polip (tidak berpindah tempat).

Sistem Persarafan Cnidaria

Dimana pada sistem persarafan yang sangat sederhana ini membentuk suatu jala yang sangat berfungsi guna menanggapi adanya rangsangan dan juga mengatur berbagai gerakan yang terjadi.

Fungsi Lapisan Pada Cnidaria

  • Yang pertama ialah Lapisan epidermis, yakni sebuah lapisan yang sangat berfungsi sebagai sel yang dapat mensekresi mukus untuk melindungi tubuh, melumpuhkan mangsanya, dan juga sebagai alat untuk bergerak.
  • Yang kedua ialah Lapisan misolglea, yakni sebuah lapisan yang sangat berfungsi dalam mengatur adanya suatu rangsangan yang masuk pada cnidaria.  
  • Yang ketiga ialah Lapisan gastrodermis, yakni sebuah lapisan yang sangat berfungsi sebagai pencernaan, yang diperoleh dari bahan gelatin
Baca Juga :   Fungsi Sentromer

Ciri-ciri Cnidaria atau Coelenterata

Di bawah ini terdapat beberapa ciri-ciri dari cnidaria atau coelenterata, yakni sebagai berikut :

  • Bersifat Multiseluler, yakni dapat memotong bidang dengan melalui pusat dan membentuk suatu segmen identik, sebab mereka mempunyai bagian atas dan juga bawah namun tidak mempunyai sisi.
  • Sebagai kelompok hewan invertebrata.  
  • Mempunyai bentuk seperti sebuah tabung
  • Disekitar bagian mulutnya dikelilingi dengan tentakel.
  • Pada lapisan tubuh coelenterata yang tersusun atas jaringan luar (eksoderm), dan juga jaringan dalam (endoderm), serta mempunyai suatu sistem otot yang membujur dan juga menyilang (mesoglea)
  • Mempunyai knidoblast, yakni sebuah sel eksoderm yang di dlaamnya mengandung sebuah racun yang berduri dikenal dengan nematocyt.  
  • Kelangsungan hidupnya di air tawar, air laut, dengan secara solider dan juga berkeloni.  
  • Mempunyai sel yang dapat menyengat mangsanya.
  • Sebagai kelompok dari hewan karnivora.
  • Tidak Mempunyai sejumlah organ
  • Tidak mempunyai otak, akan tetapi hanya ada impuls saraf.
  • Proses Sistem pernapasan dengan menggunakan sistem saraf difus.  
  • Mempunyai alat gerak dengan berbentuk seperti tentakel.

Klasifikasi Cnidaria

Denga didasarkan bentuk yang sangat dominan di dalam siklus dan juga habitat hidupnya, dari hewan coelenterata ini dapat dibedakan menjadi tiga kelas, yang diantaranya ialah sebagai berikut :

1. Kelas Hydrozoa

Fungsi Cnidaria
Fungsi Cnidaria

apa itu Hydrozoa ? yakni merupakan suatu kelompok coelenterata yang mana habitat hidupnya berada di air laut ataupun air tawar yang sangat dangkal.

Diaman istilah Kata Hydozoa berasal dari bahasa yunani, yakni “hydro” yang dapat dimaknai dengan air, sedangkan “zoa” yang berarti hewan.

Pada kelompoknya dapat hidup dengan secara soliter yakni menyendiri) dan juga ada yang hidupnya berkoloni.

Ciri-ciri Hydrozoa

  • Habita hidupnya di dalam air tawar dan juga air laut.
  • Hbaitat hidupnya dengan secara koloni dan juga soliter.
  • Mempunyai bentuk seperti sebuah silinder dan juga bisa bergerak
  • Proses perkembangbiakannya dengan secara asesual.

2. Kelas Scyphozoa

Fungsi Cnidaria
Fungsi Cnidaria

Apa itu Scyphozoa yakni merupakan suatu kelompok coelenterata yang mempunyai bentuk seperti layaknya sebuah mangkuk.

Diamana istilah Kata Scyphozoa didapat dari bahasa yunani yakni“Scyphos” dapat dimaknai dengan “mangkuk, sedangkan “Zoa” dapat diartikan sebagai hewan.

Nah itu Scyphozoa sendiri lebih dominan mempunyai sifat medusa (hidup bebas) selama siklus hidupnya dan juga tubuhnya berukuran sekitar 2 – 40 cm.

Dalam hal ini yang mana jika hewan bersifat polip ini bereproduksi dengan secara asesual, makatentunya ia akan mendapatkan keturunan yang bersifat medusa.

Nah untuk jenis hewan yang sangat dikenal yang merupakan dari kelompok ini ialah Ubur-Ubur.

Ciri-ciri Scyphozoa

  • Pada bagian tubuhnya berukuran besar dan biasanya jenisnya sangat banyak di pantai misalnya seperti ubur-ubur.
  • Mempunyai sebuah alat saluran yang bercabang yang dapat digunakan sebagai alat pencernaan.
  • Di bagian tepinya dikelilingi dengan tentakel.
  • Di sekitar bagian mulutnya, ada empat lengan dan juga di dalamnya terdapat nematokist yang sangat berperan dalam melumpuhkan mangsanya.
  • Pada bagian sistem sarafnya yang berbentuk seperti sebuah anyaman.

3. Kelas Anthozoa

Fungsi Cnidaria
Fungsi Cnidaria

Apa itu Anthozoa? yakni merupakan salah satu kelompok coelenterata yang mana pada jenis ini mempunyai tentakel yang sangat beraneka ragam warnanya dan menyerupai seperti bunga.

Diaman istilah kata Anthozoa pada mulanya berasal dari bahasa yunani, yakni “antho” dapat dimaknai dengan bunga sedangan “zoa” bisa diartikan sebagai hewan.

Baca Juga :   Fungsi Sendi Engsel

Kemudain pada jenis kelompok Anthozoa ini tidak mempunya bentuk medusa, sebab ia hanya dijumpai dalam bentuk polip (hidup menetap pada satu tempat).

Nah untuk kelompok dari jenis hewan ini secara umum hidupnya di dalam laut cukup dangkal dan hidupnya secara berkoloni atau soliter (menyendiri). Adapun contoh dari jenis hewan kelas ini ialah hewan karang.

Ciri-ciri Anthozoa

  • Bentuknya mirip dengan menyerupai seperti bunga, dan juga warna yang sangat beragam.
  • Mempunyai tentakel dalam jumlah banyak dan berkelipatan 8.
  • Habitat hidupnya di dalam air laut yang jernih.
  • Tidak mempunyai bentuk medusa namun ada juga diantaranya yang berbentuk polip tapi biasanya sangat langka.

4 Kelas Cubozoa

Apa itu cuboza yakni merupakan sejenis hewan laut misalnya seperti ubur-ubur sejati.

Ciri-ciri Cubozoa

  • Berbentuk polip dan juga medusa payung.
  • Mempunyai bentuk seperti kotak dan juga lensa mata yang kompleks.
  • Mempunyai sisi yang sangat datar dan menyerupai seperti sebuah kubus.
  • Ketinggian pada loncengnya berkisar 17 cm dengan memunyai 4 tentakel yang sangat panjang hingga mencapai 2 m.
  • Dapat berenang dengan secara horizontal.

Peranan Cnidari

Berikut ini terdapat sejumlah peranan coeletarata(cnidaria) baik yang bersifat dapat menguntungkan ataupun bahkan bisa merugikan dalam kelangsungan hidup semua manusia , simak ulasannya di bawah ini:

  • Bisa dipergunakan untuk bahan makanan, contohnya seperti hewan ubur-ubur, anemon laut atau mawar laut
  • Bisa dimanfaatkan sebagai suatu hiasan baik di bawah laut ataupun di aquarium.
  • Dapat menjadi daya tarik bagi para wisatawan yang melakukan perkunjungan ke wisata bawah laut apabila mempunyai terumbu karang sangat eksotik. Misalnya saja taman laut bunaken.
  • Fungsi dari terumbu karang sebagai tempat perkembangbiakan berbagai jenis ikan laut
  • Dapat digunakan untuk melindungi pinggiran pantai dari adanya terjangan ombang yang dapat membahayakan.
  • Bisa dimanfaatkan untuk dijadikan sebagai sautu acesoris perhiasan seperti misalnya gelang yang terbuat dari akar bahar dan juga batu koral.
  • Bisa dimanfaatkan untuk dijadikan bahan perlengkapan untuk keperluan didapur misalnya seperti batu karang.
  • Bisa di menfaatkan untuk memperindah taman laut agar dapat digunakan sebagai tempat rekreasi
Cnidari Adalah?

Yakni merupakan sebuah filum dari kingdom hewan yang tidak mempunyai tulang belakang atau disebut dengan inventebrate dan bisa dikategorikan sebagai hewan yang berongga

Sebutkan fungsi Rongga tubuh Cnidaria yang berbentuk Menyerupai seperti Kantung?

Dimana pada rongga tersebut mempunyai fungsi sebagai sistem alat pencernaan dan juga sekaligus sebagai sebuah penyalur pada zat makanan yang akan dikirim ke seluruh tubuh

Sebutkan Jenis dan Fungsi Lapisan Yang terdapat pada Cnidaria?

– Yang pertama ialah Lapisan epidermis, yakni sebuah lapisan yang sangat berfungsi sebagai sel yang dapat mensekresi mukus untuk melindungi tubuh, melumpuhkan mangsanya, dan juga sebagai alat untuk bergerak.
– Yang kedua ialah Lapisan misolglea, yakni sebuah lapisan yang sangat berfungsi dalam mengatur adanya suatu rangsangan yang masuk pada cnidaria.  
– Yang ketiga ialah Lapisan gastrodermis, yakni sebuah lapisan yang sangat berfungsi sebagai pencernaan, yang diperoleh dari bahan gelatin

Apa itu Anthozoa?

yakni merupakan salah satu kelompok coelenterata yang mana pada jenis ini mempunyai tentakel yang sangat beraneka ragam warnanya dan menyerupai seperti bunga.

Nah itulah yang bisa quipper.co.id sampaikan mengenai fuungsi Cnidaria Atau dikenal juga dengan sebutan Coelenterata., semoga sajian ini dapat menjadi ulasan yang dapat menginspirasi sahabat sekalian.

Baca Juga :