Impuls

Posted on

Impuls – Hay sahabat semua.! Diperjumpaan kita kali ini, akan kembali quipper.co.id paparkan materi pembahasan tentang impuls beserta pengertian, rumus, satuan, hubungan dan contoh soalnya. Namun diperjumpaan sebelumnya juga quipper.co.id telah menyampaikan materi tentang  Dimensi Momentum Baiklah untuk melengkapi materi pembahasan kita kali, sahabat bisa simak ulasannya sebagai berikut ini.

Pengertian Impuls

Impuls
Impuls

Apa yang dimaksud dengan impuls? Istilah kata impuls dalam ilmu Fisika, yakni merupakan suatu gaya yang bekerja pada sebuah benda selama waktu yang telah ditentukan.

Dalam konsep impuls sangat erat hubungannya dengan sebuah konsep dari momentum, hal ini disebabkan pabila terjadinya suatu perubahan maka hal tersebut dapat diakibatkan oleh adanya impuls.

Secara umum penggunakan Impuls kerap dibutuhkan dalam menangani dinamika suatu benda yang terken oleh sebuah gaya dalam waktu yang sangat singkat atau sesaat, di mana dalam menggunakan hukum II Newton dianggap kurang memadai.

Sehingga, dalam itu impuls bisa juga artikan sebagai suatu peristiwa dimana bekerjanya gaya dalam waktu yang sangat singkat.

Rumus Impuls

Pada penjelasan sebelumnya Telah dikemukakan bahwa mengenai impuls ialah merupakan suatu perluasan dari Hukum II Newton, sama halnya juga dengan momentum. Maka dengan menggunaka teori atas hukum II Newton, sehingga membuat kita sangat mudah untuk mendapatkan suatu rumus impuls dan juga momentum. Simak sebagai berikut ini uraiannya:
 ΣF = m . a
          F = m . Δv/ΔtF . Δt = m . ΔvF . Δt = m . Δv         F . Δt = m . (vt – v)   I = ΔP

Maka, dengan rumus impuls bisa dituliskan dengan beberapa bentuk, yakni:
        I = F . Δt, atau          I =  m . (vt – v)
Keterangan:

  • I = Impuls (Ns), 
  • P = momentum (kg.m/s), 
  • F = Gaya (N), 
  • t = waktu (s), 
  • m = massa (kg),
  • v = kecepatan (m/s)
Baca Juga :   Alkana

Maka dengan adanya penjelasan dari persamaan di atas, sehingga membuat kita berhasil menguraikan persamaan impul dan momentum tersebut dengan menggunakan hukum persamaan, yakni Hukum 2 Newton, di mana I = F . Δt dan ΔP = m . (vt – v).

Dengan uraian diatasa diamana pada Rumus tersebut menunjukkan bahwa dengan adanya impul bisa mengakibatkan terjadinya suatu perubahan momentum.

Dimana pada saat berlangsungnya peristiwa impul tersebut, dimana gaya impulsif yang akan mulai bekerja dalam benda yakni pada ketika t1 berada pada nilai nol.

Sehinnga Kemudian, membuat gaya tersebut dapat bergerak menuju ke nilai yang maksimum dan kemudian pada akhirnya akan turun kemabali dengan sangat cepat menuju ke t2 yakni ke nilai nol semula.

Maka apabila pada gaya yang bekerja tidak konstan atau masih bisa terus berubah-ubah terhadap waktu, maka dalam penulisan rumus impul yakni sebagai berikut:

I =  F . dt

Impuls
Impuls

Hubungan Antara Impuls Dengan Momentum

Dari semua keterangan diatas dapat diambil kesimpulan dengan berdasarkan pernyataan hukum newton ” bahwa pada gaya yang bekerja di sebuah benda akan sama dengan perkalian massa dan percepatan nya “.

Maka dari pernyataan diatas tersebut kita dapat memperoleh sebuah rumus yakni sebagai berikut :

Pada F = m . apabila dimasukan kedalam sebuah rumus I = F . ∆t maka, nantinya akan timbul sebuah rumus baru yakni sebagai berikut :

  • I = F. ∆t
  • I = m . a ( t2 – t1 )
  • I = mv/t ( t2 – t1 )
  • I = m . v1 – m . v2

Maka dengan demikian bisa di ambil kesimpulan, bahwa mengenai besaran impuls yang sedang dilakukan atau dalam proses dikerjakan pada sebuah benda akan memperoleh hasil yang sama seperti besar nya dengan perubahan momentum pada benda tersebut.

Namun, Jika tidak ada gaya yang ada diluar yang mempengaruhi terhadap benda nya maka jumlah momentum tersebut masih akan tetap sama sebab jumlah momentum pada mulanya dengan jumlah akhir akan sama.

Baca Juga :   Gelombang Stasioner

Satuan Impuls

Simaklah tabel berikut ini !

                                              RUMUS IMPULS
I = (F)(Δt)
Keterangan
Δt = selang waktu (sekon)
F = gaya (newton)
Dari rumus hukum Newton II, F = (m)(a), satuan gaya ialah kg.m.s⁻² (atau newton)
Jadi, satuan impul adalah
(kg.m.s⁻²)(s) ⇒ kg.m.s⁻¹
Dimensi impuls ialah[M][L][T]⁻¹

Contoh Soal Impuls

ContohSoal.1

Pada sebuah bola apabila ditendang dengan gaya 50 N kemudian dengan waktu 0,01 sekon. Jadi tentukanlah berapakah besar impul dari bola tersebut ?

Di Jawab :

I = F . Δt
I = 50 N . 0,01 s
I = 0,5 Ns

ContohSoal2

Ada sebuah bola yang dilempar dengan massa 200 gram sehingga kemudian menggelinding menuju ke arah timur dengan kecepatan 2 m/s. serta di tendang kembali dalam waktu 0,1 sekon.

Sehingga membuat kecepatan nya akan meningkat menjadi 8 m/s dalam arah yang sama.

Jadi tentukanlah sebuah gaya yang diberikan kaki dari penendang tadi terhadap bola !

I = F . Δt
I = mvt – mv
F . Δt = mvt – mv
F = m (mvt – mv ) / Δt
F = 0,2 ( 8 – 2 ) / 0,1
F = 12 N

Contoh Soal 3

Rizal alfatih mempunyai sebuah bola dengan bermassa 1 kg kemudian bola tersebut dilempar secara horisontal menuju ke kanan dengan kelajuan 10 m/s.

Kemudian sesudah dipukul, pada bola mulai bergerak mengarah ke kiri dengan kelajuan 20 m/s. Maka Tentukan seberapa besar impul yang bekerja pada bola…
Jawab:
Diketahui:

  • m = 1 kg
  • v = 10 m/s
  • vt = – 20 m/s (pada tanda minus sebab bola tersebut berbalik arah)

Ditanyakan:

  • I…..?

Penyelesaian:
I =  m . (vt – v)
  = 1 . (-20 – 10)
  = – 30 kg.m/s

Nah Itulah yang bisa quipper.co.id sampaikan mengenai impuls, semoga ulasan ini dapat bermanfaat bagi sahabat sekalian.

Daftar Artikel Lainnya :