Rangkaian Hambatan Listrik

Posted on

Rangkaian Hambatan Listrik – Hambatan listrik ini atau sering disebut dengan istilah yaitu resistor.

Dan resistor ini dapat dirangkai dengan satu sama lainnya untuk keperluan dan mendapatkan nilai hambatan tertentu.

Pada rangkaian hambatan ini bisa mengatasi segala kebutuhan kita akan nilai – nilai dari hambatan resistor yang tidak ada dipasaran.

Untuk mengetahui resistor yang dapat dihasilkan pabrik biasanya hanya untuk nilai – nilai pada resistansinya tertentu saja.

Pada prakteknya padahal kita telah banyak membutuhkan nilai – nilai dari resistor yang berbeda dengan yang dihasilkan oleh pabrik tersebut.

Hayy gays pada kesempatan kali ini quipper.coid akan membahas materi tentang Rangkaian Hambatan Listrik.

Yuk mari langsung saja kalian simak pembaasannya secara lengkap berikut ini.

Rangkaian Hambatan Listrik
Rangkaian Hambatan Listrik

Pengertian Rangkaian Hambatan Listrik

Resistansi listrik (Electrical Resistance) atau bisa juga disebut dengan Resistansi (Resistance) ialah merupakan suatu kemampuan pada benda untuk mencegah atau menghambat dari aliran arus listrik.

Baca Juga :   Alat Ukur Jarak

Dengan besaran hambatan listrik pada suatu penghantar ataupun konduktor dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu sebagai berikut :

  • Suhu :
    • Nilai pada resistansinya akan dapat meningkat seiring dengan meningkatnya suhu pada penghantar tersebut.
  • Jenis bahan :
    • Contohnya yaitu tembaga yang mempunyai nilai resistansi yang lebih rendah dibandingkan dengan baja.
  • Luas penampang :
    • Semakin kecil diameter pada suatu penghantarnya maka akan semakin tinggi pula nilai resistansinya.
  • Panjang pada penghantar :
    • Semakin panjang suatu penghantar maka akan semakin tinggi pula nilai resistansinya.

Maka pada suatu komponen elektronik yang dapat berfungsi untuk penghambat arus listrik ini ialah resistor.

Resistor pada suatu rangkaian elektronika ini fungsinya untuk mengurangi atau menghambat aliran pada arus listrik.

Dan sekaligus bertindak untuk menurunkan sebuah level dari tegangan listrik yang ada didalam rangkaian.

Macam – Macam Rangkaian Hambatan Listrik

Rangkaian hambatan listrik atau disebut dengan resistor ini terbagi menjadi tiga macam yaitu sebagai berikut :

Rangkaian Seri

Rangkaian seri ini ialah merupakan suatu rangkaian pada listrik yang komponennya dapat disusun secara berderetan dan hanya melewati satu jalur aliran listrik saja.

Pada rangkaian seri hambatan listrik atau resistor ini dapat disusun atau dihubungkan secara berurutan.

Disusun berurutan dengan satu sama lainnya yaitu seperti gambar yang dibawah ini.

Pada rangkaian seri ini dapat berlaku dengan ketentuan yaitu sebagai berikut ini.

1. Besar kuatnya arus pada masing – masing tahanan atau resistor ini akan sama besarnya yaitu :

I1 = I2 = I3 = I

2. Besar pada beda potensialnya atau tegangan listrik masing – masing pada hambatannya akan berbeda – beda.

Apabila nilai hambatannya berbeda atau tidak sesuai dengan prinsip hukum ohm.

VR1 = I x R1

VR2 = I x R2

VR3 = I x R3

3. Besar pada hambatan total dengan rangkaianya ini merupakan total dari penjumlahan masing – masing dari nilai resistor yang terhubung.

Rtotal = R+ R+ R3

Rangkaian Paralel

Pada rangkaian paralel ini ialah merupakan suatu rangkaian listrik yang komponennya disusun dengan sejajar.

Baca Juga :   Getaran Harmonis

Yang mana hal ini terdapat lebih dari satu jalur listrik atau bercabang secara paralel.

Pada rangkaian hambatan paralel atau resistor ini disusun secara paralel atau sejajar sehingga memiliki dua ujung yang sama.

Baca Juga : Klasifikasi Hewan

Supaya lebih jelasnya bisa kalian dilihat gambar rangkaian paralel pada gambar berikut ini.

Pada rangkaian paralel ini sangat berlaku ketentuannya sebagai berikut ini yaitu :

1. Besar kuat arusnya pada masing – masing resistor itu dapat berbeda – beda tergantung dengan besarnya nilai pada hambatan resistor.

2. Besarnya beda potensial atau tegangan pada masing – masing resistor akan sama.

Besar hambatan totalnya dapat kita hitung dengan rumus yang ada dibawah ini.

Rangkaian Seri Paralel

Rangkaian ini merupakan gabungan dari rangkaian seri dan juga rangkaian paralel.

Karena rangkaian ini juga dapat disebut dengan rangkaian campuran ataupun rangkaian kombinasi.

Salah satu dari contohnya dapat kita lihat pada gambar dibawah ini.

Untuk menghitung nilai dari hambatan total pada rangkaian seri yang paralel.

Maka kita bisa menggunakan teori pada rangkaian seri dan juga paralel yang ada diatas.

Biasanya untuk memudahkan perhitungan ini maka harus di dahulukan menghitung dari rangkaian serinya kemudian baru dihitung dari bagian paralelnya.

Yang terakhir lakukanlah penjumlahan dari rangkaian total keduanya sangat bergantung.

Dari bentuk rangkaian campurannya, sebagai contohnya dapat kita lihat dari gambar dibawah ini.

Contoh Soal Rangkaian Listrik

Contoh 1

Perhatikanlah gambar berikut ini :

Diketahui I1 = I2 = 2 Ampere I3 = I4 = 1,5 Ampere R1 = 2 Ω, R2 = 8 Ω, R3 = 6 Ω, dan R4 = 4 Ω, berapakah besar voltase pada rangkaian tersebut ?

A. 0,672 V
B. 2,86 V
C. 7,29 V
D. 140 V

Solusinya :

Pertama – tama kita harus mencari arusnya dengan cara hukum kirchoff 1 :

I masuk = I keluar

I masuk = I1 = I2 = I3 = I4

I masuk = 2A + 2A + 1,5A + 1,5A = 7A

Setelah itu total hambatan dari paralelnya dapat dicari dengan cara dibawah ini :

Kemudian untuk mencari voltase dapat dipakai dengan hukum ohm sebagai berikut ini :

Maka jawaban yang benar ialah (A. 0,672V)

Contoh 2

Ada sebuah dapur mempunyai 3 peralatan elektronik yang terpasang dijalur listrik yang 120 Volt yaitu :

Baca Juga :   Arus Listrik Searah

Pemanas air 850 Watt, Rice cooker 900 Watt, dan Oven microwave 1200 Watt.

Arus listrik yang akan terputus dengan circuit breaker PLN yang telah terpasang apabila melebihi lima belas ampere.

Maka ari ke 3 benda elektronik tersebut mana yang bisa dipakai dengan berbarengan tanpa mematikan circuit breaker yang bisa memutuskan arus listrik anda ?

A. Pemanas air dan rice cooker.
B. Oven microwave dan rice cooker.
C. Oven microwave dan pemanas air.
D. Oven microwave, pemanas air, dan rice cooker.

Solusinya :

Kita harus mengetahuinya bahwa stop kontak yang ada di rumah kita itu merupakan suatu rangkaian dari paralel.

Sehingga pada masing – masing jalurnya itu tidak dapat mempengaruhi jalur yang lain.

Dan ketika salah satu jalur terputus maka jalur yang lainnya akan tetap bisa mengaliri arus listrik.

Supaya lebih jelas lagi, maka perhatikanlah gambar yang terdapat di bawah ini.

Dengan arus listrik yang maksimalnya lima belas ampere pada voltase 120 volt maka besar daya listriknya maksimal pada dapur tersebut ialah :

P = V x I = 120V x 15A = 1800W att

Supaya tidak terjadi listrik mati karena turunnya circuit breaker maka penggunaan alat – alat elektronika tidak boleh melebihi dari 1800 Watt.

  • Rice cooker + pemanas air: 900 W + 850 W = 1750 W
  • Oven microwave + rice cooker: 1200 W + 900 W = 2100 W
  • Oven microwave + pemanas air: 1200 W + 850W = 2050 W
  • Oven microwave + pemanas air + rice cooker: 1200 W + 850 W + 900 W = 2950 W

Jadi dapur hanya dapat dioperasikan oleh rice cooker dan juga pemanas air dengan bersamaan.

Semua nya dari kombinasi yang lain selain dari pada kedua peralatan tersebut.

Maka akan menurunkan circuit breaker sehingga dapat menyebabkan listrik padam.

Maka jawaban yang benar ialah (A. Pemanas air dan rice cooker).

Mungkin ini saja dulu yang dapat Quipper.co.id selesaikan dalam pembahsan kali ini tentang Rangkaian Hambatan Listrik.

Artikel Terkait Lainnya :