Rabbighfirli Waliwalidayya

Posted on

Rabbighfirli waliwalidayya adalah bacaan dari potongan ayat didalam sebuah doa menurut agama Islam dan khusus diperuntukan kepada orang tua.

Bacaan lengkapnya yaitu “Rabbighfirli waliwalidayya warhamhuma kamaa rabbayani saghira“.

Dalam agama Islam kita diajarkan untuk berbakti kepada orang tua. Alangkah baiknya jika kita juga mendoakan orang tua kita supaya diberi kesehatan dan keselamatan dunia akhirat.

Lalu siapa itu orang tua? Orang tua adalah bapak dan ibu yang telah melahirkan kita yang terikat oleh suatu perkawinan yang sah.

Selain itu, mendoakan orang tua juga termasuk ke dalam kebaktian seornag anak. Berbaktinya kita kepada orang tua juga salah satu tingkat atas keberhasilan menjadi seorang anak, karena Ridho dari Allah SWT juga terletak dari ridhonya orang tua kepada anaknya.

Doa anak kepada orang tua merupakan salah satu amalan jariyah yang tidak akan pernah putus ketika orang tua telah tidak. Hal tersebut sesuai dengan sabda Rasulullah SAW berikut ini!

Jika seseorang telah meninggal dunia maka terputuslah amalannya kecuali 3 perkara, yaitu sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat dan anak yang sholeh. HR. Muslim

Untuk Rabbighfirli waliwalidayya sendiri ialah potongan ayat dari bacaan doa yang ditujukan kepada orang tua kita. Mungkin dari kita semua pernah mendengar bunyi kalimat tersebut, tetapi belum sama sekali mengetahui tulisan arab serta artinya.

Nah, berikut ini merupakan tulisan arab Rabbighfirli waliwalidayya dan artinya beserta bacaan lengkapnya yang telah quipper.co.id siapkan.

Baca Juga :   Arti Allahummaghfirlahu Warhamhu

Adapun tulisan arab atau arabic text adalah sebagai berikut :

رَّبِّ اغْفِرْلِي وَلِوَالِدَيَّ

Rabbighfirli Waliwalidayya = “Ya Allah, ampunilah hamba dan kedua orang tua hamba”

Rabbighfirli Waliwalidayya ini juga dapat ditafsirkan sebagai “Wahai Pengaturku, ampunilah aku dan juga kedua orang tuaku yaitu bapak dan ibuku.

Adapun bunyi dari doa kepada orang tua yang lengkap ialah seabagai berikut. Bacalah!

Doa kepada Orang Tua

Doa kepada Orang Tua
Doa kepada Orang Tua

Kalimat dari Rabbighfirli Waliwalidayya adalah versi pendeknya dari bunyi doa khusus kepada orang tua, sedangkan versi panjangnya adalah Rabbighfirli waliwalidayya warhamhuma kamaa rabbayani saghira.

Sebagai anak kita harus berbakti kepada orang tua, dan mendoakan mereka berdua juga merupakan salah satu cara berbakti kepada orang tua, terutama bagi orang tua yang telah meninggal.

Seperti hadits diatas bahwa salah satu amal yang tidak akan terputus walaupun sudah meninggal sekalipun adalah anak sholeh yang mendoakan orang tuanya.

Dan ridho orang tua juga merupakan ridho dari Allah SWT. Sesibuk – sibuknya kita sebagai anak, maka usahakan untuk selalu mendoakan orang tua dimana saja.

Rabbighfirli Waliwalidayya dalam Al-Qur’an

Kalimat rabbighfirli waliwalidayya terdapat di Al-Qur’an dalam surat Surat Nuh ayat 28 dan Surat Ibrahim ayat 41. Adapun bunyi dari suratnya ialah sebagai berikut :

Surat Nuh (71) Ayat ke 28

رَّبِّ ٱغْفِرْ لِى وَلِوَٰ لِدَىَّ وَلِمَن دَخَلَ بَيْتِىَ مُؤْ مِنًا وَلِلْمُؤْ مِنِينَ وَٱلْمُؤْ مِنَٰتِ وَلَا تَزِدِ ٱلظَّٰلِ مِينَ إِلَّا تَبَارًۢا

Artinya : 

“Ya Tuhanku! Ampunilah diriku dan juga ibu bapakku, orang yang masuk kerumahku secara beriman dan juga semua orang beriman mau itu laki – laki ataupun perempuan. Dan janganlah Engkau wahai Alalh tambahkan bagi orang – orang yang dzalim itu selain tentang kebinasaan”.

Baca Juga :   Kaifa Haluk Artinya

Surat Ibrahim (14) Ayat ke 41

رَبَّنَا ٱغْفِرْ لِى وَلِوَٰ لِدَىَّ وَلِلْمُؤْ مِنِينَ يَوْمَ يَقُومُ ٱلْحِ سَابُ

Artinya : 

“Ya Allah yang menciptakan kami, berilah ampunanmu kepada aku dan juga kepada kedua orang tuaku (ibu bapaku) dan juga kepada orang – orang mukmin dihari terjadinya nanti masa hisab (hari kiamat)”.

Jadi sebaik – baiknya anak yaitu yang selalu ingat kepada ibu bapaknya dan mendoakannya. Sedangkan yang paling buruknya yaitu anak yang lupa akan ibu bapaknya.

Allah sendiri akan murka kepada anak yang tidak mau mengingat ibu bapaknya. Karena seburuk – buruknya ibu bapak, tetaplah beliau yang diutus Allah sebagai orang tua kita di dunia ini.

Jadi jangan menentang apa yang sudah digariskan oleh Allah, apalagi itu menyangkut orang tua. Percayalah segala barokah akan muncul kekehidupan kita jika kita senantiasa mencintai kedua orang tua kita.

Dan itupun yang akan kita alami ketika kita nanti memiliki anak. Karena selalu mencontoh apa yang biasa kita lakukan, jika kita mengajari anak kita untuk selalu mendoakan orang tuanya, maka insyallah sampai mereka dewasapun akan selalu begitu.

Orang tua memang sebagai cerminan bagi anaknya, tapi jika orang tua kita tidak dapat menjadi cermin yang baik untuk kita, maka kita bisa bercermin kepada kisah kisah nabi atau surat – surat Allah yang terkandung dalam al-quran.

Sekian.