Fenomena Biosfer

Posted on

Fenomena Biosfer – Pada kesempatan kali ini quipper.co.id akan membahas materi mengenai Fenomena Biosfer nah untuk lebih lanjutnya kita simak yuk pembahasannya berikut ini.

Semua komponen ekosistem yang ada di sekitar kita ini mempunyai keterkaitan satu dengan yang lainnya.

Seperti yang telah kita ketahui bahwa komponen – komponen penyusun ini terbagi menjadi dua golongan yaitu : 1. Komponen biotik, 2. Komponen abiotik.

Dan keduanya tersebut saling berhubungan guna menjaga keseimbangan pada kehidupan yang terdapat dibumi ini.

Contohnya sederhana yaitu seperti hubungan antara tanaman dengan sinar matahari.

Dalam hal ini tanaman termasuk komponen biotik yang membutuhkan komponen abiotik (sinar matahari) guna melakukan fotosintesis.

Dan hasil dari fotosintesis tersebut nantinya akan dapat di manfaatkan oleh makhluk hidup yang lainnya seperti hewan dan manusia.

Itulah kenapa hubungan makhluk hidup dengan lingkungannya tidak bisa di pisahkan.

Karena sudah menjadi hakekatnya apabila terdapat organisme yang mampu bertahan hidup terhadap suatu lingkungan.

Baca Juga :   Kalimat Baku dan Tidak Baku

Pengertian Fenomena Biosfer

Fenomena ialah merupakan suatu peristiwa ataupun kejadian, sehingga fenomena biosfer ini ialah merupakan suatu peristiwa maupun kejadian yang terjadi pada lapisan yang bernama biosfer.

Serta fenomena biosfer itu sendiri berbeda – beda disetiap tempatnya dan hal ini pun tergantung dari beberapa faktor yang ikut mempengaruhinya.

Karena itu kita tau bahwa tidak semua tempat yang ada dibumi ini bisa ditempati oleh makhluk hidup.

Serta keberadaan makhluk hidup hanya bisa ditemukan di kedalaman sekitar 9 Km hingga ketinggian 8 Km dari atas permukaan laut.

Selebihnya makhluk hidup yang tinggal dan hidup pada lingkungan tersebut tidak akan ditemukan.

Akan tetapi tidak dapat menutup kemungkinan apabila kedepannya ditemukan oleh makhluk hidup yang dapat bertahan hidup lebih dari batasan biosfer tersebut.

Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Kehidupan

Salah satu dari fenomena biosfer ini ialah persebaran makhluk hidup yang tidak merata.

Nah berikut ini ialah merupakan persebaran yang tidak merata tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu :

  • Perbedaan Iklim :
    • Menjadi salah satu faktor yang dapat mempengaruhi jenis dan juga macam – macam tumbuhan serta hewan.
    • Contohnya seperti suhu yang terlalu rendah ataupun tinggi, serta udara yang basah ataupun kering, dan angin serta curah hujan.
  • Perbedaan Kondisi Tanah :
    • Kandungan mineral, kandungan udara, humus, air tanah, tekstur, serta tingkat kelembapannya.
  • Tinggi Rendahnya Permukaan Bumi :
    • Berpengaruh dengan pola penyinaran matahari.
  • Kegiatan Manusia :
    • Dapat mengubah struktur maupun relief bumi contohnya seperti dapat mengubah hutan menjadi lahan pertanian, perburuan satwa, serta penebangan hutan dan lain sebagainya.

Contoh Fenomena Biosfer

Dibawah ini ialah contoh – contoh dari fenomena biosfer mari kita lihat contohnya sebagai berikut :

1. Persebaran Flora Dan Fauna Yang Tidak Merata

Contoh yang paling sederhana yaitu seperti komodo yang hanya dapat ditemukan di pulau komodo yang ada di nusa tenggara timur.

Kita tidak bisa menemukan komodo ditempat lain serta di belahan bumi manapun karena di sanalah habitat yang cocok oleh komodo.

Baca Juga :   Arti Mimpi Tentang Banjir

Contoh lainnya yaitu beruang kutub yang hanya bisa ditemukan di lingkungan yang tertutup seperti musim es sepanjang tahunnya.

Tidak hanya fauna saja persebaran yang tidak merata ini juga dialami oleh flora contohnya seperti budi daya pada rumput laut yang hanya dapat dilakukan di sepanjang pantai yang ombaknya tidak besar.

Serta tanaman lumut dan juga paku – pakuan yang hanya mampu tumbuh di lingkungan yang bersuhu rendah saja.

2. Perbedaan Konsumsi Bahan Pangan

Di indonesia ini sendiri sebagian besar masyarakatnya mengkonsumsi padi menjadi makanan pokok.

Akan tetapi tempatnya beberapa di indonesia pada bagian timur serta makanan pokok mereka berupa sagu dan juga jagung.

Hal tersebut dapat dipengaruhi oleh ketersedian pada bahan pokok yang ada dan juga tumbuh di lingkungannya tersebut.

3. Kerusakan Flora Dan Fauna

Hal ini tidak diheran lagi apabila beberapa tahun belakangan ini kerusakan pada flora maupun fauna semakin meningkat.

Contohnya seperti pemburuan gading gajah yang dapat mengakibatkan semakin berkurangannya populasi pada gajah yang ada di dunia ini.

Dan tidak hanya itu saja sampah – sampah yang ada dilaut pun ikut berperan dalam merusak flora dan juga fauna yang ada dilaut.

Serta penggunaan bom dan juga pukat dapat mengakibatkan rusaknya pada terumbu karang.

Contohnya seperti yang telah kita ketahui bahwa terumbu karang itu merupakan suatu tempat tinggal bagi berbagai macam pada jenis ikan.

Dan tidak hanya itu saja kerusakan flora dan juga fauna ini bisa menjadi awal dari kepunahan bagi beberapa flora dan juga fauna yang ada.

Nah kepunahan itu di sebabkan oleh berbagai macam mari kita lihat sebab kepunahannya berikut ini :

  • Lahannya rusak.
  • Luas lahannya terus berkurang.
  • Penggunaan teknologi yang tidak sesuai dengan kondisi alam maupun lingkungan.
  • Eksploitasi besar – besaran.
  • Pencemaran terhadap lingkungan (sampah dan juga limbah industri).
  • Penggunaan pestisida secara berlebihan.
  • Perburuan liar yang tidak terkendali.

Apabila hal ini terus menerus tidak akan bisa menutup kemungkinan akan mempengaruhi suatu kehidupan pada manusia nantinya.

Baca Juga :   Tanah Regosol

Hal ini bisa dibayangkan oleh kita seandainya manusia kekurangan bahan pangannya.

4. Berkurangnya Luas Lahan Dan Menjadi Sempit

Mungkin pada pedesaan kita masih bisa melihat lahan – lahan yang terbentang cukup luas.

Apabila kita pergi ke perkotaan maka akan sangat sulit menemukan lahan di sana, jika disana ada kemungkinan ukurannya cukup kecil dan juga sempit.

Adapun faktor – faktor yang mempengaruhi luas lahannya dianatara yaitu sebagai berikut.

  • Pada pemukiman penduduk yang semakin luas hal tersebut dapat berdampak pada kurangnya ketersediaan lahan untuk tanaman.
    • Dan tidak hanya itu saja hewan juga ikut terkena dampaknya serta ikut terancam kehilangan tempat tinggal mereka.
  • Jumlah populasi pada manusia yang terus meningkat setiap tahunnya angka kelahiran di dunia ini terus mengalami peningkatan.
    • Dan peningkatan tersebut akan berdampak pada ketersediaan pada lahan yang tersedia.
    • Apabila semakin tinggi jumlah populasi manusianya maka akan semakin berkurangnya lahan kosong yang tersedia.
  • Pembangunan bangunan dan juga pabrik.
    • Seiring bertambahnya populasi manusia mereka memaksa untuk berpikir serta meningkatkan taraf hidupnya.
    • Dan salah satunya yaitu dengan membangun pabrik dan juga bangunan.
    • Hanya saja biasanya pembangunan tersebut memanfaatkan lahan pertanian yang luas.
    • Sehingga tidak jarang, dan banyak tanaman serta hewan yang berada di lahan tersebut akan ikut hilang dan juga musnah.

5. Dampak Akibat Kerusakan

Setelah terjadinya kerusakan dan juga berkurangnya lahan kosong maka akan timbul permasalahan yang baru yaitu dampak yang akan muncul pada suatu hari nanti.

Saat ini telah banyak terjadi kejadian sebagai akibat rusaknya ekosistem contohnya seperti yang ada dibawah ini :

  • Punahnya fauna dan juga flora karena hilangnya habitat tempat mereka tinggal.Punahnya fauna dan juga flora karena hilangnya habitat tempat mereka tinggal.
  • Apabila terjadi seperti itu maka akan berdampak pada aspek yang lainnya.
    • Contohnya seperti berkurangnya ketersediaan pangan bagi manusia dan juga hewan serta hilangnya mata pencaharian untuk para petani.
  • Punahnya fauna dan juga flora karena hilangnya habitat tempat mereka tinggal.

Artikel Terkait Lainnya :