Fungsi Jaringan Palisade

Posted on

Fungsi Jaringan Palisade – Hay sahabat sekalian dalam perjumpaan kali ini kembali akan quipper.co.id sampaikan materi tentang fungsi jaringan palisade : Pengertian, Ciri, Struktur, Gambar dan Letak. Namun diperjumpaan sebelumnya quipper.co.id juga telah menyampaikan materi tentang Fungsi Jaringan Gabus Nah untuk melngkapi isi dari pembahasan kita kali ini, kalian bisa melihat ulasan selengkapnya di bawah ini.

Pengertian Jaringan Palisade

Fungsi Jaringan Palisade
Fungsi Jaringan Palisade

Apa yang dimaksud dengan Jaringan Palisade atau yang biasa di kenal juga dengan sebutan jaringan tiang ? yakni merupakan sebuah jaringan yang menjadi salah satu bagian dari jaringan yang lain yakni dari jaringan mesofil.

Kemudian jenis jaringan palisade ini merupakan hasil diferensiasi dari jaringan mesofil yang disusun dari sejumlah sel-sel parenkim.

Selai itu pada Jaringan palisade ini mempunyai karakteristik / ciri tersendiri, yang diantaranya ialah seperti yang ada di bawah ini.

  • Pada selnya mempunyai bentuk panjang, atau berbentuk silindris, & juga berdiri tegak. Jaringan palisade juga dikenal dengan sebutan jaringan pagar.
  • Pada sejumlah Sel-selnya tersusun dengan sangat rapat, akan tapi masih terdapat ruang diantara selnya meskipun hanya sedikit apabila kita dibandingkan dengan sel yang terdapat pada jaringan bunga karang atau spons.
  • Tersusun dari selapis (1) lapis sel / atau bisa lebih.
  • Pada setiap sel nya didalamnya terkandung kloroplas dengan jumlah yang cukup besar.

Ciri Ciri Jaringan Palisade

Dengan berdasarkan rincian rangkaian dari ciri-ciri diatas maka jaringan Palisade mempunyai sejumlah ciri yang merupakan gambaran dari jaringan palisade itu sendiri, yang diantaranya ialah seperti yang ada di bawah ini .

  • Mempunyai bentuk yang panjang
  • Mempunyai bagian sel yang disusun dengan sangat rapat sehingga pada sel tersebut bisa digunakan sebagai pemisah antar ruang sel jaringan dan sel spons
  • Mempunyai susunan hanya satu lapis sel saja
  • Mengandung sel dengan jumlah yang sangat besar
Baca Juga :   Fungsi Sarkolema

Fungsi Jaringan Palisade

Setelah kita kupas mengenai definis dan cirinnya maka selanjutnya sahabat semua harus mengetahui juga fungsi pada jaringan palisade/tiang ini, simak ulasannya berikut ini.

  • Berfungsi sebagai sebuah tempat proses pembentukan sel yang dapat digunakan untuk kelanjutnan berlangsungnya proses fotosintesis, sebab pada jaringan ini mengandung banyak kloroplas yang mempunyai peran penting dalam proses fotosintesis sebab ia mempunyai kemampuan menyerap sinar cahaya matahari.
  • Berfungsi sebagai tempat untuk menghasilkan energi dari cahaya matahari atau memperoleh komponen dioksida (CO2).
  • Berfungsi sebagai sebuah tempat dalam proses (sintesis) yakni sebuah sel senyawa dari berbagai bahan organik yang berbentuk karbohidrat sehingga nantinya dapat dijaidakan sebagai bahan makanan utama bagi tumbuhan.
  • Berfungsi sebagai sebuah temapt dari berlangsungnya proses pembentukan jaringan tiang yang berlangsung pada bagian daun yang nantinya akan digunakan oleh jaringan mesofil sehingga sel dapat dijadikan sebagai perantara utama pada lapisan sel dalam daun.
  • Berfungsi sebagai sebuah tempay dalam proses penguapan dari sel yang kemudian akan dikeluarkan dengan melalui dinding sel.

Struktur Jaringan Palisade (Tiang)

Struktur Jaringan Palisade (Tiang)
Struktur Jaringan Palisade (Tiang)

Secara umum Struktur sel pada jaringan tiang ini tidak memiliki perberbedaan yang signifikan dengan struktur sel yang terdapat pada jaringan tumbuhan lainnya.

Dimana dari semua bagian-bagian sel yang bisa dijumapi pada sel di jaringan tiang yakni seperti dinding sel, lalu sitoplasma, inti sel, vakuola, dan juga kloroplas.

Namun secar umum Kloroplas juga bisa kita jeumpai hampir setiap semua sel tumbuhan, akan tetapi yang paling umum dijumpai ialah hanya berada di jaringan mesofil terutama sel yang terdapat pada jaringan palisade.

Dimana Kloroplas merupakan sebuah organel sel yang mempunyai bentuk seperti cakram yang disusun dari sejumlah membran baik (luar dan dalam).

Baca Juga :   Fungsi Tulang Telapak Tangan

Selain itu pada bagian dalam kloroplas dimana di dalamnya terdapat suatu materi genetik (DNA dan RNAs), yakni ribosom, tilakoid, membran tilakoid, granum, dan juga stroma. R

Kemudian proses Reaksi fotosintesis pada awalnya akan dimulai dari proses yang pertama yakni proses penyerapan cahaya matahari atau bisa juga disebut (proses reaksi terang) yang biasanya berlangsung di tilakoid.

Kemudian pada Struktur kloroplas dapat kita perhatikan terdapat pada gambar di bawah ini.

Struktur Jaringan Tiang (Palisade)
Struktur Jaringan Tiang (Palisade)

Dimana pada Tilakoid mempunyai bentuk pipih dan kelompok tilakoid ini apabila kita perhatikan ia nampak seperti sebuah tumpukan uang logam yang mana tumpukan tersebut disebut dengan granum.

Sedangkan Klorofil atau (pigmen hijau) dan pigmen fotosintesis lainnya bisa kita jumpai di dalam membran tilakoid.

Selain itu membran tilakoid juga mempunyai peran penting dalam sistem transpor elektron selama proses fotosintesis berlangsung.

Kemudian untuk reaksi gelap biasanya dapat berlangsung di stroma yang mana masih merupakan salah satu bagian dalam membran kloroplas.

Kloroplas dari masing-masing sel tumbuhan dimana ia mempunyai jumlah yang berbeda-beda, namun yang paling banyak ialah yang terdapat di sel jaringan tiang.

Kemudian pada materi genetik yang ada didalam kloroplas mempunyai fungsi guna melakukan replikasi atau memperbanyak salinan kloroplas sehingga dengan demikian akan membuat jumlah kloroplas pada masing-masing sel akan meningkat dan bertambah banyak namun semua tergantung akan kebutuhannya.

Namun disamping itu, ternyata kloroplas memiliki ciri atau karakteristik yang mana ia mempunyai kemampuan dalam melakukan mobilisasi yakni suatu (pergerakan) terhadap rangsangan cahaya.

Dimana apabila cahaya cenderung sedikit, maka dari semua kloroplas tersebut akan menyebar dan mengarah kebagian permukaan guna memaksimalkan dalam proses penyerapan cahaya. \

Namun apabila cahaya dengan intensitas yang cukup tinggi, maka kloroplas tersebut akan bersembunyi dan berlindung pada bagian kolom vertikal dinding sel dan kemudian mereka saling berbaris sehingga bisa terhindar dari suatu kerusakan.

Baca Juga :   Komponen Biotik

Nah dengan berdasarkan letaknya, maka jaringan tiang (palisade) bisa katagorikan menjadi:

  • Yang pertama ialah Dorsiventral : yakni merupakan sebuah Jaringan tiang (palisade) yang letaknya berada dibagian bawah epidermis (sisi adaksial/atas).
  • Yang kedua ialah Isolateral : yakni merupakan sebuah Jaringan tiang (palisade) yang letaknya berada di kedua sisi pada permukaan daun.

Nah itulah yang bisa quipper.co.id sampaikan mengenai fungsi jaringan palisade, semoga ulasan kali ini dapat bermanfaat untuk sahabat sekalian.

Baca Juga :