Tanah Litosol

Posted on

Tanah Litosol – Hay sahabat semua.! Pada perjumpaan kali ini kembali akan kami sampaikan materi tentang Tekstur Tanah Litosol.

Apa Itu Tanah Litosol?

Tanah Lithosol adalah jenis tanah yang terbentuk dari batuan beku yang berasal dari proses letusan gunung berapi dan juga dari endapan keras oleh proses pelapukan kimia dengan bantuan organisme hidup yang tidak sempurna.

Dan itu, tentu saja, membuat struktur batuan dasar asli masih terlihat. dan ini juga yang membuat tanah litosol disebut juga tanah muda sehingga bahan induknya dangkal dan sering terlihat dipermukaan sebagai batuan padat padat.

Tanah litosol ini merupakan jenis tanah yang sudah lama tidak mengalami pelapukan dan tidak mengalami perkembangan apapun.

Nah untuk melengkapi isi dari tema pembahasan kita kali ini maka, mari simak saja ulasan selengkapnya di bawah ini.

Pengertian Tanah Litosol

Tanah Litosol
Tanah Litosol

Tanah merupakan salah satu elemen dari planet Bumi yang mempunyai peranan cukup vital.

Pada dasarnya tanah sangat bermanfaat untuk kelangsungan hidup manusia, baik merupakan tempat untuk berpijak ataupun kerap dimanfaatkan untuk dijadikan sebagai ladang mata pencaharian, seperti misalnya digunakan untuk bercocok tanam atau berbagai kebutuhan lainnya.

Kemudian pengertian Tanah litosol sendiri ialah merupakan jenis tanah yang ada di Indonesia.

Adapun yang dimaksud dengan tanah litasol sendiri adalah jenis tanah yang berbatu- batu dengan lapisan tanah yang tidak terlalu tebal.

Yang mana jenis tanah ini pembentukannya dari bahan batuan beku yang dihasilkan dari serangkaian peristiwa letusan gunung berapi serta dari batuan sedimen yang dihasilkan dari peristiwa pelapukan kimia (yang memanfaatkan adanya sebuah dukungan dari organisme hidup) dan fisika (dengan bantuan sinar matahari dan hujan) yang belum sempurna.

Baca Juga :   Tanah Organosol

Karakteristik Tanah Litosol

Tanah Litosol
Tanah Litosol

Inilah penjelasan tentang karakteristik atau beberapa ciri yang dipunyai oleh tanah litasol antara lain ialah sebagai berikut:

  • Memiliki lapisan bumi yang tipis, dan hanya memiliki ketebalan -+ mencapai 45 cm saja.
  • Disebut sebagai anak baru sebab tanah tersebut dibentuk saat bebatuan yang belum sempurna sedang mengalami gejala pelapukan maka ini dinamakan jenis tanah baru.
  • Memilikii penampung yang besar, seperti berbentuk kerikil kecil atau pasir bisa juga bebatuan yang kecil- kecil.
  • Mampu mengubah struktur atau profil batu aslinya.
  • Memiliki kandungan unsur hara yang tidak terlalu banyak.
  • Dibentuk melalui proses meletusnya gunung berapi.
  • Mempunyai bentuk tekstur tanah yang sangat bervariasi.
  • Dan mempunyai kesuburan tanah yang bervariasi juga.

Fungsi Tanah

Tanah merupakan salah satu elemen terpenting dalam hidup kita, apabila tidak memiliki tanah kita tidak dapat berada di bumi ini yang khusus diciptakan oleh Allah SWT.

Tanah tersebut adalah bentuk kerak bumi, di mana kerak bumi dibagi menjadi dua elemen. Dan ada banyak sekali fungsi teritorialnya, termasuk yang berikut ini.

  • Sebagai bercocok tanam.
  • Untuk pendukung makhluk hidup di dunia ini.
  • Dapat digunakan untuk material pencetakan gerabah.
  • Sebagai penyimpanan cadangan air.
  • Pendukung segala bentuk bangunan yang ada dibumi ini.
  • Untuk tempat yang mampu menyimpan akar pohon.

Manfaat Tanah Litosol

Menjadi salah satu elemen yang berada di Bumi ini, tanah adalah elemen yang sangat berlimpah.

Tanah juga merupakan elemen daratan yang paling melimpah di Bumi. Selain menjadi pijakan saat makhluk hidup di Bumi, Tanah juga harus digunakan dengan cara sebaik mungkin oleh manusia sehingga nantinya tanah itu dapat memudahkan kehidupan manusia itu sendiri serta memberikan manfaat bagi manusia.

Baca Juga :   Kode Alam Ikan Nila

Penggunaan tanah di setiap jenis medan berbeda- beda. Mengapa? Ya, karena tergantung pada karakteristik tanahnya masing- masing.

Ketika tanah memiliki banyak unsur hara maupun bahan organik lainnya, maka tanah akan menjadi subur.

Dan ini bisa sangat berguna ketika tanah tersebut digunakan sebagai tanah budidaya.

Namun di sisi lain, beberapa tanah yang steril karena bahan organik serta kandungan haranya yang rendah, tetapi memiliki konsistensi yang kuat dan solid.

Jadi tanah ini akan sangat berguna jika digunakan untuk membangun gedung.

Sedangkan untuk tanah litosol, penggunaan yang ditemukan di Indonesia masih belum optimal. Tanah litasol tidak digunakan sekuat jenis tanah lainnya.

Bahkan ada cerita di beberapa daerah yang membuat tanah litasol ini hanya untuk tanah bebas yang dibiarkan tertutup rumput.Ini karena tanah litosol adalah tanah yang unsur-unsur haranya cukup sedikit.

Tanaman yang Cocok Tumbuh di Tanah Litosol

Sebelumnya telah dikatakan bahwa tanah litasol adalah tanah yang hanya mengandung sedikit nutrisi. Ini sebabnya tanah litasol bukan tanah subur untuk pertanian.

Namun meski begitu, masih ada beberapa tanaman yang bisa hidup di tanah litosol ini. Contoh tanaman yang bisa hidup di tanah litasol meliputi:

Rumput- rumputan

Jenis tanaman atau tanaman pertama yang dapat hidup di tanah litosol ialah tumbuhan rumput.

Ini disebabkan karena rumput adalah sejenis tanaman yang tidak benar-benar memerlukan tanah dengan bahan organik atau nutrisi yang tinggi dan bisa dikatakan tidak terlalu membutuhkan air dalam jumlah besar.

Dengan kata lain, rumput adalah sejenis tanaman yang dapat hidup di tanah yang steril. Kenapa? Ya, untuk alasan tersebut, rumput dapat sekali hidup di tanah litosol.

Baca Juga :   8 Klasifikasi Iklim Para Ahli Klimotologi

Jagung

Tanah litasol juga dapat ditutup dengan tanaman. Namun, tidak semua tanaman bisa tumbuh di tanah litasol ini.

Jenis-jenis tanaman yang dapat tumbuh di tanah litosol adalah tanaman jagung.

Kenapa? Ya, karena jagung adalah salah satu contoh tanaman yang dapat tumbuh di tanah litasol itu sendiri.

Bunga Edelweis

Selain tanaman rumput dan jagung, tanah litasol juga merupakan tanah yang sangat cocok untuk tumbuh dan hidupnya sebuah tanaman berbunga. Salah satu contoh bunga yang dimaksud adalah bunga edelweis.

Tanah litosol adalah tanah baik yang cocok sebagai budidaya bunga edelweis.

Bunga Edelweis itu sendiri ditemukan atau dapat tumbuh di daerah dataran tinggi di atas permukaan laut, seperti di pegunungan.

Apa yang dimaksud dengan tanah Aluvial?

Pengertian Tanah Aluvial ialah sebuah jenis tanah yang merupakan sebuah hasil dari endapan, yang mana tanah tersebut terbentuk dari unsur lumpur dan juga pasir yang sangat halus yang telah mengalami proses erosi tanah. Biasanya jenis tanah ini berada di sebuah dataran rendah, yag letaknya berada di sekitar rawa, muara sungai, dan disetiap lembah.

Apa Yang dimaksud dengan Tanah Litosol?

Adapun yang dimaksud dengan tanah litasol sendiri adalah jenis tanah yang berbatu- batu dengan lapisan tanah yang tidak terlalu tebal.Yang mana jenis tanah ini pembentukannya dari bahan batuan beku yang dihasilkan dari serangkaian peristiwa letusan gunung berapi serta dari batuan sedimen yang dihasilkan dari peristiwa pelapukan kimia (yang memanfaatkan adanya sebuah dukungan dari organisme hidup) dan fisika (dengan bantuan sinar matahari dan hujan) yang belum sempurna.

Nah itulah yang bisa quipper.co.id sampaikan kali ini mengenai tanah litosol, semoga ulasan kali ini bisa bermanfaat untuk sahabat semua.