Tanah Organosol

Posted on

Tanah Organosol – Hay sahabat semua.! Pada perjumpaan kali ini kembali akan kami sampaikan materi makalah tentang tanah organosol.

Apa Itu Tanah Regosol?

Orgonasol adalah jenis tanah yang terbentuk dari dekomposisi bahan-bahan organik yang ada di alam. Jenis organosol biasanya terdapat di daerah rawa atau tempat lain yang selalu tergenang air.

Nah untuk mengenal lebih jelas mengenai jenis tanah ini, yuk mari kita simak ulasan selengkapnya di bawah ini.

Pengertian Tanah Organosol

Tanah Organosol

Apa yang dimaksud dengan tanah organosol ? yakni merupakan salah satu jenis tanah yang pembentukannya tercipta dari adanya peristiwa pelapukan sejumlah bahan organik misalnya seperti gambut, rumput dan rating pohon dan secara umum biasanya jenis tanah ini dapat dijumpai di daerah rawa.

Dimana secara umum jenis ini tanah ini terdapat di suatu wilayah yang mempunyai curah hujan lebih besar hingga mencapai 2500 mm / tahun.

Baca Juga Tanah Litosol

Ciri-Ciri Tanah Organosol

Di bawah ini terdapat beberapa ciri yang terdapat pada tanah jenis organosol, berikut penjelasan mengenai ciri-cirinya:

Berdasarkan proses pembentukannya, organosol memiliki karakteristik yang berbeda dengan jenis tanah lainnya. Berikut ini adalah ciri-ciri tanah atau ciri-ciri Organosol yang harus Anda ketahui, yang kemudian akan menentukan bagaimana tanah tersebut dapat dimanfaatkan.

Tingkat Kesuburan Tinggi

Tanah jenis organosol terdiri dari dua jenis, yaitu tanah gambut dan tanah humus. Tanah humus ini merupakan jenis tanah organosol yang memiliki tingkat kesuburan yang tinggi. Itulah sebabnya tanah ini banyak digunakan untuk pertanian.

Terbentuk dari Proses Pembusukan

Ciri utama dari tanah jenis organosol adalah proses pembentukannya. Dimana jenis organosol terbentuk dari proses pelapukan atau penguraian bahan organik dari tumbuhan kering yang jatuh dari pohonnya.

Penguraian atau pelapukan ini juga dibantu oleh organisme pembusuk yang berperan dalam proses penguraian yang terjadi.

Terkandung Bahan Organik yang Tinggi

Ciri dari tanah jenis organosol selanjutnya adalah kandungan pada jenis tanah tersebut. Tanah jenis organosol juga memiliki kandungan bahan organik yang sangat tinggi.

Baca Juga :   Arti Mimpi Bertengkar Dengan Suami Atau Istri

Hal ini tidak terlepas dari proses pembentukan tanah yang berimplikasi pada peran organisme lain untuk membantu proses dekomposisi tersebut.

Berwarna Coklat Tua Kehitaman

Tanah jenis organosol memiliki ciri-ciri berwarna coklat tua dengan kecenderungan menghitam. Hal ini dikarenakan pada jenis tanah ini terdapat kandungan organik yang tinggi yang membuatnya berwarna coklat tua.

Selain itu, tekstur tanahnya juga cenderung lebih mudah basah. Ini juga karena organosol banyak ditemukan di daerah lembab dan basah.

  • Pembentukannya terjadi dari adanya suatu proses pembusukan atau pelapukan sejumlah bahan organik dari berbagai tumbuhan.
  • Pada jenis tanah ini terkandung bahan organik yang sangat tinggi.
  • Warnanya coklat tua sampai sedikit kehitam-hitaman.
  • Yang terasung kedalam jenis tanah ini ialah tanah humus yang memiliki tingkat kesuburan yang baik, yang biasanya kerap digunakan untuk dijadikan sebagai lahan pertanian.
  • Jenis tanah ini mudah basah.

Jenis-Jenis Tanah Organosol

Adapun jenis dari tanah organosol yang dapat kita ketahui, diantaranya:

Tanah Humus

Apa yang dimaksud dengan tanah humus? Pengertian mengenai tanah ialah merupakan salah satu jenis tanah yang subur yang mana proses pembentukannya dapat tercipta dari suatu proses pelapukan yang sangat sempurna dari sejumlah bahan organik tumbuh-tumbuhan misalnya seperti bekas dedaunan dan berbagai ranting pepohonan, yang mana secara umum jenis tanah ini dapat kita jumpai di wilayah hutan hujan tropis.

Berikut merupakan beberapa ciri-cirinya:

  • Pembentukannya dari hasil proses pelapukan atau pembusukan berbagai bahan organik.
  • Memiliki warna coklat tua, dan sedikit kekehitam-hitaman.
  • Jenis Tanah ini humus mudah basah.
  • Jenis tanah ini juga memiliki tingkat kesuburan yang baik, dan bisanya kerap dimanfaatkan sebagai pupuk kompos.
  • Dapat meningkatkan unsur hara tanah berdasarkan kemampuannya.
  • Jenis tanah ini juga kerap dimanfaatkan untuk dijadikan sebagai lahan pertanian, sebab tingkat kesuburannya.

Tanah Gambut

Berikut merupakan ciri-cirinya:

  • Pembentukannya dapat terjadi dari sebauh proses pembusukan bahan organik , artinya dari sejumlah tumbuhan yang mengalami pembusukan dan biasanya terjadi di wilayah yang digenangi air.
  • Oleh sebaba proses pembusukannya tidak begitu baik sehingga membuat sifatnya asam, dan pada unsur haranya sangat rendah serta kurang subur.
  • Unsur hara yang dikandungnya terbatas.
  • Di dalmnya mengandung sejumlah bahan organik yang sangat tinggi.
  • Mudah sekali basah.
Baca Juga :   Arti Mimpi Tentang Buah Mangga

Kemudian mengenai kedua jenis Tanah humus dan tanah gambut ini ialah merupakan jenis tanah yang memiliki tingkat kesuburan yang sangat baik, yang mana di dalamnya mengandung berbagai bahan organik.

Namun dari Kedua jenis tanah yang telah disebutkan tersebut masih merupakan jenis tanah organosol.

Lantas, apa perbedaan kedua jenis tanah itu? Nah berikut akan quipper.co.id jelaskan mengenai perbedaan dari kedua jenis tanah tersebut , simak aja ulasannya di bawah ini.

Inilah Manfaat Tanah Organosol

Di bawah ini terdapat penjalasan tentang manfaat dari tana jenis organosol bagi kehidupan manusia yang diantaranya ialah sebagai berikut:

Sebagai Lahan Pertanian

Seperti yang sudah kita jelaskan sebelumnya yang mana pada jenis tanah humus yang mempunyai tingkat kesuburan yang sangat baik terutama bagi tumbuhan agar dapat berkembang dengan sempurna.

Selain itu tanah ini juga kerap digunakan untuk dijadikan sebagai sebuah lahan dalam melakukan budidaya tumbuhan.

Nah berikut beberapa jenis tanaman yang sangat cocok untuk ditanam diatas tanah ini, yang diantaranya ialah :

  • Pohon Kelapa : Dalam kehidupan sehari-hari sering kita jumpai jenis Pohon kelapa yang mana biasanya pohon ini kerap di tanam pada tanah yang mempunyai kesuburan yang sangat baik, yakni ditanam diatas tanah humus, dengan demikian akan meningkatkan hasil produktivitasnya yang sangat bagus khususnya untuk menghasilkan buah yang melimpah.
  • Pohon karet : Dimana apabila kita ingin membudidayakan Perkebunan karet, maka agar dapat memperoleh hasil yang baik, sobat harus meletakan tanaman tersebut ditanah humus, Mengapa demikian? Karena tanah humus memiliki tingkat kesuburan yang sangat baik, sehingga sobat tidak lagi perlu khawatir terjadinya kekeringan, sebab jenis tanah ini mudah sekali lembab sehingga menjaga kesuburnan tanaman dengan sangat baik.
  • Palawija : Kemudiandapat dimanfaatkan untuk menanam kelapa dan karet, yang mana jenis tanah humus juga sangat berguna untuk dijadikan sebagai sebuah lahan dalam membudidayakan tumbuhan palawija (misalnya seperti tumbuahan singkong, kacang-kacangan, jagung, singkong, kentang kemudian ubi-ubian dan juga talas, dan lain sebagaimnya).

Sebagai Pupuk Organik

Nah secara umum biasanya agar dapat membuat tanah menjadi subur maka diperlukan suatu pupuk, dari berbagai jenis pupuk salah satunya ialah pupuk organik.

Baca Juga :   Arti Mimpi Melihat Kucing Melahirkan

Dimana pembuatan Pupuk organik ini dapat dilakukan dengan memanfaatkan sejumlah bahan yang bersifat alami, yang diantaranya ialah memanfaatkan campuran dari jenis tanah organosol yakni tanah humus, selain itu dicampur juga dengan menggunakan limbah organik lainnya dan pastinya dengan melalui sebuah proses.

Sehingga kemudian bisa menghasilkan sebuah jenis pupuk kompos yang yang nantinya dapat dimanfaat untu membuat tanah menjadi sangat subur.

Nah apabila tanah memiliki tingkat kesuburan yang baik maka sudah pasti nantinya akan menghasil hasil tumbuhan yang sangat baik pula dan akan meningkatkan hasil produktifitas tumbuhan.

Untuk Peternakan

Kemudian pada jenis tanah ini juga kerap digunakan dan manfaatkan untuk dijadikan sebagai sebuah lahan peternakan, mengapa demikian? sebab pada jenis tanah ini sangat banyak ditemukan gambut di daerah tanah organosol.

Adapun jenis peternakan yang biasanya ditempatkan pada jenis tanah ini ialah seperti misalnya peternakan unggas dan sapi.

Persebaran Tanah Organosol di Indonesia

Tanahjenis organosol tidak ditemukan di semua tempat di Indonesia. Tanah jenis organosol hanya tersebar di beberapa daerah. Umumnya jenis tanah ini terdapat di pesisir pantai atau di daerah rawa-rawa.

Tanah jenis organosol ini juga dapat ditemukan di daerah dengan iklim lembab dan curah hujan yang sangat tinggi, yaitu sekitar 2.500 mm per tahun atau lebih.

Di Indonesia sendiri, ada beberapa daerah yang bisa memiliki tanah jenis organosol dalam jumlah besar. Wilayah tersebut meliputi wilayah pesisir di bagian selatan dan barat Kalimantan, Sulawesi, Halmahera, pesisir selatan, pesisir timur Sumatera, Seram, dan Papua.

Apa yang dimaksud dengan tanah organosol ?

Organosol ialah merupakan salah satu jenis tanah yang pembentukannya tercipta dari adanya peristiwa pelapukan sejumlah bahan organik misalnya seperti gambut, rumput dan rating pohon dan secara umum biasanya jenis tanah ini dapat dijumpai di daerah rawa.

Jelaskan Tanah organosol terdapat di pulau?

Tanah Oraganosol adalah tanah yang persebarannya hingga mencapai di seluruh wilayah Indonesia khususnya Diseluruh Kalimantan, Sumatra Selatan, Jawa, dan juga Papua terutama di bagian Selatan.

Nah itulah yang bisa kami sampaikan kali ini mengenai tanah jenis organosol, semoga ulasan kali ini dapat bermanfaat untuk sahabat semua