Pengertian Bilangan Real & Contohnya

Posted on

Pengertian Bilangan Real Apa Saja, Bilangan Real Dimulai Dari, Contoh Soal Bilangan Real, Himpunan Bilangan Real, Materi Bilangan Real, Apakah 0 Bilangan Real, Bilangan Real Negatif, Contoh Bilangan Real.

Hello Bestie Quipper Co Id, pada perjumpaan kali ini kembali akan mimin sampaikan pembahasan materi makalah tentang pengertian bilangan real.

Namun pada perjumpaan sebelumnya, yang mana mimin juga telah menyampaikan materi makalah tentang Bangun Ruang.

Nah untuk melengkapi apa yang menjadi pembahasan mimin kali ini, maka mari bestie simak ulasan lengkapnya di bawah ini.

Pengertian Bilangan Real

Bilangan Real
Bilangan Real

Bilangan real merupakan bilanga nyata. Dapat dibilang sebagai bilangan yang nyata atau real, karena suatu bilangan tersebut dapat digunakan dalam melakukan operasi bilangaan seperti yang dilakukan biasanya.

Sistem Bilangan Real

Bilangan rasional adalah suatu bilangan yang dapat di katakan dalam bentuk pecahan A/B, dengan A dan B yang merupakan bilangaan bulat serta B tidak sama nilainya dengan 0.

Blangan rasional dapat di lambangkan dengan Q. Dalam bilangan rasional dapat dijelaskan dalam dua kelompok ialah bilangan bulat dan bilangan yang tak bulat atau pecahan.

Macam – Macam Bilangan Real

Bilangan Irasional

Bilangan irasional merupakan sistem bilangan yang tidak dapat di nyatakan dalam bentuk pecahan A/B tetapi dapat ditulis dalam bentuk desimal.

Contohnya :

π (phi) = 3,14159 – 26535 – 89793 …

e (euler) = 2,7182818 ….

Bilangan Rasional

Bilangan rasional merupakan sistem bilangan yang dapat di nyatakan dalam bentuk pecahan A/B dengan A dan B ialah bilangan bulat dan B≠0.

Baca Juga :   Rumus Fungsi Komposisi - Pengertian, Sifat, Aturan & Contoh

Contoh : 0;23 – 1,25 dan lain – lain.

Sifat – Sifat Bilangan Real

SifatPenambahanPerkalian
Tertutupa+b = adalah bilangn reaala×b = adalah biilangan real
Asosiatifa+(b+c) = (a+b)+ca×(b×c) = (a×b)×c
Komutatifa+b = b+aa×b = b×a
Mempunyai unsur identitasa+0 = aa×1 = a
Setiap bilanga punya inversa+(−a) = 0a×(1/a) = 1, dengan a≠0
Distributifa×(b+c) = (a×b) + (a×c)
Tidak ada pembagian nolbila a×b = 0, jadi A = 0 atau B = 0 (atau keduanya)

Keterangan:

  1. Tertutup : Operasi perkalian yang penjumlahan dari bilangan yang real dapat menghasilkan bilangan nyata.
  2. Asosiatif : Penjumlahan dan perkalian tiga buah ketentuan yang real dapat di kelompokkan secara berbeda dan memiliki hasil yang sama.
  3. Komutatif : Pertukaran letak pada angka yang penjumlahan dan perkalian pada ketentuan yang real dan memiliki hasil yang sama.
  4. Unsur identitas : Operasi perkalian yang penjumlahan setiap pada ketentuan yang real dengan identitasnya dapat menghasilkan ketentuan yang real itu sendiri.
  5. Mempunyai Invers : Setiap ketentuan yang real akan memiliki invers terhadap operasi penjumlahan dan perkalian, suatu ketentuan yang real dapat dioperasikan pada invers dan menghasilkan unsur identitasnya.
  6. Sifat Distributif : Suatu penggabungan antara kombinasi ketentuan yang real dari hasil operasi kepada elemen – elemen kombinasi tersebut.
  7. Tidak ada pembagi nol : Pembagian ketentuan yang real dengan nol dapat menghasilkan nilai tidak terdefinisi ( ∞ ).

Cara Penerapan Bilangan Real

Bilangan yang real dapat di terapkan dalam beberapa bidang. Ada beberapa contoh penerapan dalam ketentuan yang real ialah ketentuan nyata dapat digunakan untuk melakukan perhitungan dan operasi ketentuan untuk menyelesaikan suatu permasalahan sehari – hari.

Pada bidang lainnya ketentuan yang real dapat sekali digunakan untuk menuliskan nominal mata uang, akuntansi atau pembukuan,yang menuliskan hasil pengukuran, dan lain – lainnya.

Baca Juga :   Contoh Bilangan Komposit - Pengertian, Cara Hitung, Himpunan

Contoh Bilangan Real

  • Ketentuan real contohnya : √2,√5,√8, dan lain – lainnya.
  • Ketentuan rasional contohnya : 2/3,3/7,11/23,17/39, dan lain -lainnya.
  • Ketentuan bulat contohnya : -2,3,0,7,-4, dan lain -lainnya.

Bilangan bulat dapat difenisikan dalam beberapa kelompok :

  • Ketentuan bulat negatif ialah : -4,-3,-2,-1
  • Ketentuan netral ialah : bilangan 0.
  • Ketentuan bulat positif ialah : 1,2,3,4,5 6, . . .

Bilangan bulat dapat dibagi menjadi beberapa kelompok seperti dibawah ini :

  • 1. Bilangan Komposit

Bilangan komposit adalah ketentuan yang banyak faktor pembaginya lebih dari 2. Contoh Bilangan Komposit – Pengertian, Cara Hitung, Himpunan

Contoh ketentuan komposit : 4,6,8,12,15, dan lain – lainnya.

  • 2. Bilangan Prima

Bilangan prima adalah ketentuan yang hanya memiliki dua faktor pembagi, yaitu bilangan satu dan ketentuan itu sendiri.

Contoh bilangan prima : 2,3,5,7,11,13,17, dan lain -lainnya.

Soal Bilangan Real

1. Sebutkan masing 5 contoh bilangan dari kelompok berikut ini :

  • Kelompok ketentuan prima.
  • Kelompok ketentuan komposit.
  • Kelompok ketentuan kuadrat.

Penyelesaian :

  • Contoh ketentuan prima = (2,3,5,7,11,13).
  • Contoh ketentuan komposit = (4,6,9,12,15).
  • Contoh ketentuan kuadrat = (1,4,9,16,25).

2. Carilah jenis kelompok bilangan dari himpunan ketentuan berikut ini :

  • (2,4,6,8,10,12)
  • (2,3,5,7,11,13,17)
  • (1,3,5,7,9)

Penyelesaian :

  • (2,4,6,8,10,12) = Himpunan ketentuan genap positif kurang dari 14.
  • (2,3,5,7,11,13,17) = Himpunan ketentuan prima kurang dari 19.
  • (1,3,5,7,9) = Himpunan ketentuan ganjil kurang dari 10.

Akhir Kata

Nah Demikianlah yang dapat mimin sampaikan kali ini tentang pembahasan mengenai materi makalah bilangan yang real dari pelajaran matematika.

Jika bestie juga mau mencari pelajaran matematika lainnya, bestie bisa mencari artikelnya di quipper.co.id, karena didalamnya sangat lengkap pelajaran matematikanya bestie.

Semoga bermanfaat ya artikel – artikel mimin untuk bestie – bestie semua. Sekian dan terima kasih sampai bertemu di artikel matematika lainnya ya bestie.

Baca Juga :   Contoh Soal Matematika Kelas 4 SD