Tipe Iklim Schmidt-Ferguson

Posted on

Tipe Iklim Schmidt-Ferguson – Pada kesempatan kali ini quipper.co.id akan mengulas materi tetang Tipe Iklim menurut Schmidt Ferguson.

Akan tetapi sebelum kita membahas topik yang pertama apa sih yang dimaksud iklim itu?.

Secara singkat iklim ialah merupakan rata – rata dari cuaca yang sudah terjadi dalam waktu yang panjang dan telah dilakukan dengan penyelidikan dalam waktu yang lama.

Hal ini dapat dikatakan penyelidikan, dan penyelidikan dilakukan dalam waktu minimal 30 tahun dan dalam lingkup wilayah yang luas dan hal ini juga dapat dikatakan dengan iklim.

Iklim ialah merupakan kelanjutan dari pengukuran cuaca dari hari ke hari jika hal ini dibandingkan tentu saja iklim ini lebih stabil di bandingkan dengan cuaca karena terdapat perbadaan dari waktu tersebut.

Untuk memahami pembelajaran kali ini simaklah pembahasannya dibawah ini yaa.

Tipe Iklim Schmidt-Ferguson
Tipe Iklim Schmidt-Ferguson

Pengertian Iklim Schmidt-Ferguson

Iklim Schmidt ini ialah merupakan tipe iklim yang hanya menggunakan siklus data pada curah hujan disuatu wilayah.

Hingga bisa memberikan sebuah kriteria yang di sebut dengan bulan lembab, bulan basah, dan juga bulan kering.

Baca Juga :   10 Teori Pembentukan Jagat Raya
Tipe IklimNilai Q (%)Keadaan Iklim dan Vegetasi
A< 14,3Daerah sangat basah, hutan hujan tropika
B14,3 – 33,3Daerah basah, hutan hujan tropika
C33,3 – 60,0Daerah sedikit basah, hutan rimba, daun gugur pada musim kemarau
D60,0 – 100,0Daerah sedang, hutan musim
E100,0 – 167,0Daerah sedikit kering, hutan sabana
F167,0 – 300,0Daerahnya kering, dan hutan sabana
G300,0 – 700,0Daerah sangat kering, padang ilalang
H> 700,0Daerah ekstrim kering, padang ilalang

Ferguson ialah untuk melakukan sebuah penelitian dan untuk menentukan sebuah kategori pada bulan di atas kemudian itu bisa dihitung sebagai rata – rata yang mempunyai hasil muncul dari angka di atas tersebut.

Kategori Iklim Schmidt Ferguson

Menurut Schmidt dan juga ferguson kategori ini bisa di klasifikasikan menurut Schmidt dan Ferguson ini juga sering disebut dengan model Q.

yang mana pada model Q ini yaitu merupakan untuk menentukan sebuah nilai dari Q sehingga hal ini bisa di dapatkan sebagai suatu penentuan dari pada iklim tersebut.

Pada penelitian Schmidt Ferguson ini sudah di ketahui bahwa hal ini telah termasuk dalam sebuah kategori pada bulan kering pada tempat – tempat tertentu saja.

Baca Juga : 10 Teori Pembentukan Jagat Raya

Dibawah ini ialah merupakan suatu model Q dan rumus untuk menghitung iklim dapat dikategorikan sebagai model berikut ini :

Banyaknya bulan basah yaitu :

Model Q ini bisa ditentukan bahwa jumlah dari rata – rata yang terdapat pada bulan kering dan juga pada bulan basah dapat di tentukan oleh iklimnya sendiri.

Nah dengan begitu perhitungan dapat dilakukan dalam suatu periode tertentu saja.

Klasifikasi Iklim Schmidt Ferguson

Klasifikasi iklim ini ialah merupakan salah satu iklim yang mempunyai indikator pertama sehingga dikembangkan pada tahun 1950.

Baca Juga :   Peta Persebaran Flora Dan Fauna

Maka dalam pengembangan ini mereka dapat merasa bahwa klasifikasi yang di lakukannya tidak cocok untuk digunakan ditempat yang tidak mempunyai indikator pada permukaan buminya.

Dari klasifikasi di atas tadi memang tak banyak orang yang mengetahinya karena pengembangan ini tidaklah populer untuk suatu negara – negara.

Yang mempunyai dua musim dalam satu pekan sampai musim kering dan juga musim hujan hanya terdapat pada benua afrikanya saja.

Hitungan Bulan Curah Hujan

Januari = 130 mmJuli = 32 mm
Februari = 220 mmAgustus = 23 mm
Maret = 40 mmSeptember = 78 mm
April = 34 mmOktober = 80 mm
Mei = 67 mmNovember = 189 mm
Juni = 50 mmDesember = 200 mm

Dalam hitungan sebuah bola dunia maka ini terdapat delapan kelompok iklim.

Yang didasarkan pada nisbah bulan keringnya yang di simbolkan sebagai huruf Q untuk mengetahui perputaran yang akan terjadi pada bola dunia tersebut.

Berikut ini ialah kelompok iklim yang di nisbahkan oleh Schmidt dan juga Ferguson yaitu :

IklimNilai QKeadaan Iklim Dan Vegetasi
A< 14,3Daerah yang sangat basah.
B14,3 – < 33,3 Daerah yang basah dan hutan tropis.
C33,3 – < 60,0Daerahnya basah dan hutan rimba.
D60,0 – < 100,0Daerah iklim sedang.
E100,0 – < 167,0Daerah kering dan padang rumput.
F167,0 – < 300,0Daerah kering dan terletak di padang sabana.
G300,0 – < 700,0Daerahnya yang sangat kering.
H> 700,0Daerah yang mempunyai iklim yang ekstrim kering, padang ilalang.

Dalam pembagian iklim dari seorang ahli Schmidt dan Ferguson diatas lebih menekankan pada tipe dan juga dalam penggolongannya masing – masing.

Nah berikut ini ialah langkah untuk menentukan iklim Schmidt Ferguson kita simak yuk langkahnya berikut ini.

Baca Juga :   Persebaran Penduduk Di Indonesia

Langkah Menentukan Iklim Schmidt Ferguson

Berikut ini adalah langkah – langkah dari iklim Schmidt Ferguson mari kita lihat baik – baiklangkahnya dibawah ini yaitu :

TipeNilai Q (%)
A Jika nilai Q = 0% – 14,3%
BJika nilai Q = 14,3% – 33,3%
CJika nilai Q = 33,3% – 60%
DJika nilai Q = 60% – 100%
EJika nilai Q = 100% – 167%
FJika nilai Q = 167% – 300%
GJika nilai Q = 300% – 700%
HJika nilai Q = Lebih dari 700% 

Hal ini ditentukan dengan besarnya rasio pada Q dan juga tipe pada curah hujan dan pada suatu golongannya masing – masing.

Baca Juga : 8 Klasifikasi Iklim Para Ahli Klimotologi

Contoh Soal

1. Selama 30 tahun terakhir kota malang mempunyai jumlah rata – rata bulan basahnya tujuh, bulan lembabnya tiga dan bulan keringnya 2.

Berdasarkan klasifikasi bagaimana tipe iklim pada kota malang menurut Schimidt ferguson ?

Jika kita masukkan pada rumus model Q yaitu sebagai berikut :

Selanjutnya ini ialah berdasarkan nilai Q tersebut maka kita akan menyesuaikan dengan berdasarkan klasifikasi pada iklim yang berdasarkan oleh Schmidt dan Ferguson sesuai dengan tabel berikut ini.

Tipe
Iklim
Nilai QKeterangan
A0 < Q < 0,143Sangat basah
B0,143 < Q < 0,333Basah
C0,333 < Q < 0,600Agak basah
D0,600 < Q < 1000Sedang
E1000 < Q < 1670Agak kering
F1670 < Q < 3000Kering
G3000 < Q < 7000Sangat kering
H7000 > QLuar biasa kering

Berdasarkan nilai Q yang telah kita hitung pada sebelumnya yang mana nilai didapatkan 0,286 dan disesuaikan dengan tabel yang ada di atas maka hal ini merupakan dalam tipe iklim basah.

Hal ini dapat kita simpulkan bahwasannya kota malang tersebut mempunyai iklim yang basah.

Perlu di ingat bahwa perhitungan pada iklim dengan berdasarkan Schmidt Ferguson tersebut tidak harus dilakukan dengan mengambil data dalam waktu selama 30 tahun.

Dalam data satu tahun juga kita bisa menentukan iklim pada suatu wilayah dan tidak perlu menunggu waktu selama 30 tahun.

Perlu di ingat bahwa yang di ukur bukanlah rata – rata dari jumlah curah hujannya akan tetapi dari jumlah rata – rata pada bulannya.

Jika kita akan menghitung dengan tipe iklim dalam jangka waktu satu tahun maka kita dapat mengganti jumlah dari rata – rata.

Pada bulan kering dan juga basah yang menjadi banyaknya jumlah pada bulan kering dan juga bulan basah dalam jangka waktu satu tahun tersebut.

Demikianlah yang dapat quipper.co.id sampaiakn pada materi kali ini mengenai Iklim Schmidt Ferguson, semoga dengan pembahasan ini bermanfaat bagi kalian semua. Terimaksih.