Pengertian Periosteum

Posted on

Pengertian Periosteum – Hay sahabat sekalian.! Pada perjumpaan kali ini kembali akan quipper.co.id sampaikan materi tentang Periosteum : Struktur, Fungsi, Gambar Beserta Penjelasannya. Namun pada perjumpaan sebelumnya quipper.co.id juga telah menyampaikan materi tentang Fungsi Miofilamen. Nah untuk melengkapi apa yang menjadi tema pembahsan kita kali ini, maka langsung simak aja ulasan selengkapnya berikut ini.

Pengertian Periosteum

Pengertian Periosteum
Pengertian Periosteum

Apa yang dimaksud dengan Periosteum ? yakni merupakan suatu membran yang mempunyai serat yang sangat padat sehingga dapat menutupi permukaan tulang, yang tersusun atas beberpa lapisan berserat luar dan juga lapisan sel dalam (kambium).

Dimana pada lapisan luar atasbsebagian besar terbentu atas kolagen dan juga terkandung di dalamnya serabut saraf yang dapat mengakibatkan rasa sakit pada saat jaringan ada yang mengalami kerusakan.

Selain itu ia juga mengandung cukup banyak pembuluh darah, pada bagian cabang yang menembus tulang untuk memasok osteosit, atau sel tulang.

Kemudian dari sejumlah cabang yang berdiri tegak lurus tersebut akan masuk ke bagian tulang dengan sepanjang saluran yang disebut juga sebagai kanal Volkmann menuju ke pembuluh di kanal haversia, yang dijadikan sebagai dasar dari sepanjang panjangnya tulang.

Kemudian pada serat yang terdapat pada lapisan dalam juga masuk dan menembus tulang hingga kedasar , untuk memberikan pelayanan pada pembuluh darah agar bisa mengikat periosteum terhadap bagian tulang yang nantinya dapat digunakan sebagai serat Sharpey.

Fungsi Periosteum

Pada dasarnya Periosteum membantu dalam melayani fungsi yang diantaranya ialah sebagai penahan atas tendon dan juga ligamen, Dimana ia akan membantu mencret darah agar dapat masuk dan keluar dengan baik dari tulang dan juga membantu dalam masa perkembangan tulang.

Baca Juga :   Fungsi Sendi Engsel

Selain itu periosteum ialah merupakan salah satu bagian yang sangat penting atas sistem kerangka dan kerap dijumapai berperan sebagai membran di sepanjang bagian luar tulang.

Dimana pada membran ini tersusun atas jaringan ikat padat yang tidak teratur, yang dapat dibedakan menjadi dua lapisan yang dikenal dengan lapisan fibrosa dan juga lapisan kambium.

Dimana pada Lapisan kambium ini di dalamnya berisikan sejumlah sel-sel progenitor yang tumbuh menjadi osteoblas.

Definisi dari Osteoblas sendiri ialah merupakan sebuah kunci dalam membantu mempelebar dan juga memperpanjang tulang. Selai itu mereka juga memegang pernana penting dalam proses penyembuhan tulang yang patah dan juga adanya keretakan pada tulang.

Struktur Periosteum

Struktur Periosteum
Struktur Periosteum

Dimana lapisan yang terdapat di dalam periosteum mengandung osteoblas (yakni sejumlah sel-sel penghasil tulang) dan juga nampak terliha seolah menonjol di dalam kehidupan janin dan juga pada anak usia dini.

Kemudian pada saat proses pembentukan tulang ynag berlangsung sudah mencapai berada pada puncaknya.

Maka kemudian pada masa dewasa beberapa sel-sel ini akan nampak kurang jelas, namun mereka masih tetap mempertahankan kapasitas fungsional mereka sebab mereka sangat penting untuk remodeling tulang yang terjadi dengan secara berkelanjutan atau secara terus menerus disepanjang hidup.

Kemudian ketika terjadi cedera pada tulang, maka mereka akan tumbuh dan mengalami perkemabngbiakan yang sangat banyak agar dapat menghasilkan tulang baru ketika dalam masa penyembuahan atau perbaikan.

Kemudian apabila terjadi cedera seperti patah tulang, maka pada pembuluh periosteal yang berdarah yang ada di sekitar area yang mengalami trauma, dan menjadi suatu gumpalan yang terbentuk di sekitar fragmen tulang.

Maka setelah itu dalam kurun waktu dua hari, sejumlah sel-sel osteoblas akan mulai berkembang biak, dan juga kambium akan mengembang sehingga akan menjadi banyak menjadi lapisan sel yang sangat tebal.

Baca Juga :   Fungsi Tulang Spons

Selanjutnya pada beberapa sel-sel tersebut mulai berdiferensiasi dan menyusun dan meleltakan tulang yang baru di antara bagian ujung-ujung fraktur.

Cakupan pada periosteum ini meliputi dari setiap permukaan tulang namun kecuali pada bagian yang tertutup dengan tulang rawan, misalnya seperti pada sendi, dan juga situs untuk menempelnya ligamen dan tendon.

Dimana pada tulang rawan fibrosa kerapkali mengambil posisi / tempat periosteum hampir di sepanjang alur di mana tendon tersebut mengeluarkan tekanan terhadap tulang.

Kemudian pada periosteum yang terdapat pada permukaan tepatnya dibagian dalam tengkorak juga dimodifikasi hingga mencapai batas tertentu pada saat saling bergabung dengan dura mater, dan juga pada membran yang melindungi otak.

Histologi Periosteum

Dalam pembentukan Periosteum yakni terdiri atas dua lapisan, dimana terdapat sebuah serat eksternal dan juga lapisan internal yang mempunyai tugas untuk masa pertumbuhan tulang.

Lapisan Eksternal atau Berserat

Pada lapisan ini ialah merupakan sebuah lapisan yang letaknya sangat berjarak dari tulang.

Dimana lapisan Ini merupakan suatu lapisan jaringan ikat. yang di dalamnya terdapat fibroblas dan juga serat kolagen. Dimana dari sejumlah serat ini diproduksi oleh fibroblas.

Apa itu Fibroblas ? yakni merupakan sebuah sel yang berawal dari sel mesenkhimal.

Dimana mereka merupakan konstituen seluler utama dari jaringan ikat, Yang mempunyai ukuran maksimum hingga mencapai 100 mikron. Kemudian pada jenis lapisan ini juga sangat vaskularisasi dan mempunyai terminal saraf.

Lapisan Dalam atau Osteogenik

Dimana pada lapisan ini ialah merupakan sebuah lapisan keberadaannya sangat dalam dan saling bersentuhan dengan tulang.

Selain itu lapisan ini juga mengandung sejumlah sel-sel osteogenik yang mempunyai sifat vaskularisasi. Selain itu pada sel osteogenik bisa terbagai atas dua jenis sel: yakni osteoblas dan juga chondroblas.

Baca Juga :   Fungsi Alkaloid

Apa itu Osteoblas ? yakni merupakan sebuah sel yang mempunyai tugas untuk menghasilkan matriks tulang. Dimana pada saat mereka tumbuh mejadi dewasa maka mereka akan menjadi osteosit.

Sedangkan pada Chondroblast, apabila telah masuk masa gilirannya, maka ia akan menguraikan matriks catilaginous.

Hal yang harus kalian pahami bahwa kedua jenis sel ini sangatlah penting yang diutuhkan dalam proses pertumbuhan tulang. Selain itu mereka juga dapat membantu dalam memperbaiki tulang apabila terjadi suatu cedera.

Gangguan Periosteum

Pada gangguan Periostitis, lalu adanya peradangan periosteum, yang mana keadaan ini merupaka hal yang paling menyakitkan yang mungkin akan terjadi suatu pembengkakan yang sangat ringan dan juga rasa nyeri di daerah yang terkena.

Dimana kerapkali dihubungkan dengan gejala sindrom stres tibial medial (yang terkadang juga kerap dikenal dengan sebutan sebagai “shin splints”), yang pada umumnya kerap mempengaruhi pelari.

Apa itu Osteoblas ?

yakni merupakan sebuah sel yang mempunyai tugas untuk menghasilkan matriks tulang. Dimana pada saat mereka tumbuh mejadi dewasa maka mereka akan menjadi osteosit.

Apa Yang dimaksud dengan Fibroblas ?

yakni merupakan sebuah sel yang berasal dari sel mesenkhimal.
Dimana mereka merupakan konstituen seluler utama dari jaringan ikat, Yang mempunyai ukuran maksimum hingga mencapai 100 mikron. Kemudian pada jenis lapisan ini juga sangat vaskularisasi dan mempunyai terminal saraf.

Apa yang dimaksud dengan Periosteum ?

yakni merupakan suatu membran yang mempunyai serat yang sangat padat sehingga dapat menutupi permukaan tulang, yang tersusun atas beberpa lapisan berserat luar dan juga lapisan sel dalam (kambium)

Nah itulah yang bisa quipper.co.id sampaikan mengenai Fungsi Periosteum, semoga ulasan kali ini dapat bermanfaat untuk sahabat sekalian.

Baca Juga :